Connect with us

News

Ratusan Ekor Sapi Terpapar PMK, Pemkab Magetan Lockdown 51 Desa.

Published

on

Pemkab Magetan lakukan lockdown 2 Kecamatan Yang terdeteksi Lokasi PMK.

Rasi Fm – Ratusan ekor sapi di Kabupaten Magetan terpapar penyakit mulut dan kuku, pemerintah Kabupaten Magetan melakukan lockdown terhadap belasan desa yang terdapat sapi yang terpapar PMK. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, dari ratusan ekor sapi yang terpapar PMK ada 20 ekor sapi yang sembuh dari penyakit. Dari ratusan ekor sapi yang terpapar PMK belum ada yang mati. Pemerintah Kabupaten Magetan saat ini menutup sementara kegiatan pasar hewan.
“Yang sudah sembuh 20 yang mati belum ada. Artinya kalau PMK kita sikapi dengan benar itu akan mencegah penularan karena penularannya sangat mudah, Kita sampai sosialisasi yang masuk kandangan hanya orang orang tertentu,” ujarnya.
Bupati Magetan Suprawoto menambahkan, meski terpapar PMK namun daging sapi masih aman untuk dikonsumsi warga dengan catatan dimasak dengan benar. Pemerintah Kabupaten Magetan saat ini berupaya memberikan vitamin kepada ternak sapi yang terpapar PMK untuk membantu kesembuhan sapi tersebut.
“Saya pesan kepada masyarakat bahwa daging sapi yang kena penyakit ini asal dimasak dengan baik itu masih aman Kita upayakan di BTT, kan itu obatnya hanya vitamin saja obatnya belum ada,” imbuhnya.
Data dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan hingga Rabu siang jumlah sapi yang terpapar PMK sebanyak 246 ekor sapi di 51 desa di 14 kecamatan. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Nur Haryani melalui pesan singkat mengatakan, pihaknya saat ini telah menerjunkan tim Komunikasi, Informasi dan Edukasi KIE sebanyak 50 orang untuk memberikan edukasi dan melakukan pendataan. Dinas juga mengajukan anggaran tambahan untuk pengadaan obat obatan dan vitamin bagi ternak terpapar PMK. (DmS).

Baca Juga:  Kuli Bangunan di Magetan Tewas Tertimpa Talut Setinggi 4 Meter yang Tiba-Tiba Ambruk.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM