Rasi Fm – Pemerintah daerah Kabupaten Magetan memastikan belum ada sapi yang mati terkait penyebaran penyakit mulut dan kuku. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, dengan penanganan pemberian asupan vitamin dan menjaga kebersihan kandang sejauh ini sejumlah sapi yang terpapar penyakit mulut dan kuku kondisinya mulai membaik.
Bupati Magetan Suprawoto menambahkan, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku pemerintah daerah saat ini melakukan isolasi di 2 kecamatan yang didapati adanya penyakit mulut dan kuku juga menutup sementara pasar hewan. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit mulut dan kuku.
“Sampai saat ini di Magetan belum ada sapi yang mati. Malah dari sapi yang terjangkit mulai membaik Kemarin kita tutup pasar hewan, karena SOPnya seperti itu. Untuk vaksin kita belum tahu, katanya dari India kalau pemerintah mau mendatangkan kita akan tindaklanjuti,” ujarnya.
Data dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan tercatat ada 25 sapi yang terpapar panyakit mulut dan kuku. Untuk penanganan saat ini dilakukan isolasi terhadap sejumlah kandang sapi dan melakukan perawatan melalui kebersihan kandang dan pemberian asupan vitamin. (DmS)