RASI FM – Kepolisian Resor Magetan masih melakukan pendalaman terhadap ledakan petasan yang merusak rumah warga di Desa Temboro pada Sabtu (6/4) lalu. Kasatreskrim Polres Magetan AKP Angga Perdana mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus dengan mengirim sample bahan peledak ke Polda untuk dilakukan pengujian di laboratorium.
”Pelakunya anak, sekarang kita tahapannya koordinasi dengan Polda, pengiriman sample,” ujarnya.
Sebelumnya Ledakan dari petasan terjadi di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (6/4) malam. Akibat ledakan tersebut dua remaja terluka. Petasan juga memecahkan kaca dan merusak sejumlah rumah warga. Polisi mengamankan 6 pelaku anak di bawah umur yang merupakan terduga pembuat petasan dengan ukuran cukup besar sebanyak 36 buah.
Sebanyak 36 petasan dengan ukuran rata-rata 2-3 inci yang dibuat oleh para remaja tersebut sebagian sudah diisi bubuk mercon. Pada saat yang sama, seorang remaja lain bermain kembang api kretek di dekat teras rumah tempat mercon tersebut disimpan. Lemparan kembang api tersebut akhirnya membakar petasan yang sudah jadi sehingga menimbulkan ledakan yang cukup besar.
Dari lokasi kejadian perkara petugas kepolisian menyita barang bukti berupa 17 petasan yang sudah diisi bubuk mercon dan 19 petasan kosong yang belum diisi. (DmS)