Connect with us

News

Peringati Hari Pahlawan, Panti Asuhan Al Hayat Sumber Dodol Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu.

Published

on

Peringati Hari Pahlawan, Panti Asuhan Al Hayat Sumber Dodol Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu.

Rasi Fm – Peringati Hari Pahlawan Yayasan Al Hayat melalui Panti Asuhan Al Hayat Desa Sumberdodol menggelar tasyakuran dan doa bersama dengan puluhan anak yatim piatu penghuni panti asuhan.

Ketua Panti Asuhan Desa Sumberdodol Khomar mengatakan, kegiatan peringatan Hari Pahlawan selain dilaksanakan dengan tasyakuran juga dilaksanakan dengan kegiatan pengajian dan memberikan santunan kepada anak anak yatim piatu penghuni Panti.

” Ini sebagai bentuk rasa syukur kita di Hari Pahlawan dan juga sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada donatur untuk menyampaikan santunan kepada anak anak yatim piatu, ” Ujarnya di Panti Asuhan Al Hayat Desa Sumberdodol Minggu (13/11/2022).

Baca Juga:  Tingkatkan Keamanan Data Digital, Dinas Kominfo Kabupaten Magetan Bentuk Tim CSIRT.

Kegiatan Yayasan Al Hayat selain memberikan bimbingan pendidikan agama, Yayasan Al Hayat melalui di Panti Asuhan juga memberikan pelatihan kepada para penghuni Panti Asuhan dengan memberikan pelatihan kuliner pembuatan ayam goreng, pelatihan memotong rambut serta pelatihan digital sehingga anak anak penghuni panti asuhan memiliki ketrampilan sebagai bekal untuk masa depan mereka. Semua kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari para donatur.

” Semuanya dari donatur untuk memberdayakan kepada anak anak yatim agar memiliki ketrampilan yang kelak akan bermanfaat dimasa yang akan datang. Dengan pelatihan tersebut mereka akan mempunyai ketrampilan sehingga bisa mandiri ketika bermasyarakat, ” Katanya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Mulai Alokasikan Vaksin Moderna Untuk Masyarakat Umum.

Yayasan Al Hayat juga memiliki program wali yatim dimana para donatur bisa memberikan beasiswa sebesar Rp 100.000 perbulan melalui rekening atas nama siswa penghuni panti asuhan dibawah Yayasan Al Hayat. Yayasan Al Hayat sendiri saat ini memiliki 6 cabang panti asuhan di Kecamatan Panekan di Desa Simberdosol, Panti asuhan di Desa Ngariboyo, panti asuhan di Kecamatan Takeran, panti asuhan di Kecamatan Parang dan panti asuhan di Kecamatan Belotan dan Panti Asuhan di Milangasri.

” Panti asuhan yang dibuka di desa Desa itu untuk mendekatkan kepada masyarakat karena di setiap Desa itu ada anak yatim piatu yang jumlahnya tidak sedikit sehingga kita upayakan pendekatan kepada mereka. Program wali yatim itu untuk menjamin masa depan anak anak yatim setelah lulus sekolah. Tabungan dari wali yatim nantinya bisa dimanfaatkan anak yatim piatu untuk melanjutkan pendidikan atau kalau tidak bisa melanjutkan sekolah nantinya tabungan tersebut bisa digunakan untuk modal usaha setelah lulus sekolah SMA. Untuk program wali yatim memang baru bisa dicairkan setelah anak anak lulus sekolah, ” Ujar Khomar. (DmS)

Baca Juga:  Kementerian Agama Kabupaten Magetan Belum Bisa Memastikan Keberangkatan Jamaah Haji Dari Magetan.

 83 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *