Connect with us

Politik & Pemerintahan

Pemkab Magetan Raih Penghargaan Nasional atas Kinerja Pengendalian Inflasi

Published

on

RASI MAGETAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan Kategori Kinerja Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional Sektor Pengendalian Inflasi dalam Program Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menyerahkan penghargaan tersebut kepada Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, S.H., M.H., dalam acara “Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025” di Jakarta pada 1 Desember 2025. Penghargaan ini mengukuhkan bahwa upaya Pemkab Magetan dalam mempercepat pelaksanaan program nasional dinilai sangat efektif, terutama dalam menjaga stabilitas harga.

Baca Juga:  Kunjungi Korban Banjir di Magetan, Gubernur Khofifah Percepat Pembangunan Jembatan.

Efektivitas pengendalian inflasi terlihat dari keberhasilan Pemkab Magetan menekan inflasi hingga 41,6% pada Oktober 2025, dengan deviasi inflasi terendah sebesar 1,030. Capaian ini menunjukkan kemampuan Magetan dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat. Kinerja tersebut tidak lepas dari rangkaian langkah nyata yang dijalankan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mulai dari sidak ketersediaan bahan pokok, pelaksanaan pasar murah, operasi pasar, hingga peningkatan kerja sama antar daerah untuk memastikan kelancaran distribusi pangan.

Baca Juga:  Tiga Anggota DPRD Magetan Ditetapkan  Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pokir, Sekretariat Dewan : Tunggu Sikap Partai

Pemkab Magetan juga memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi strategis. Program IP400 memungkinkan petani memanen padi hingga empat kali dalam setahun, didukung oleh bantuan benih, pupuk, perbaikan irigasi, serta pendampingan dari Kodim Magetan. Pemerintah daerah turut melakukan intervensi pada komoditas cabai melalui pola tanam off season, bantuan benih, pembangunan smart green house, dan penyediaan teknologi penyimpanan pasca panen. Di sektor peternakan, Pemkab Magetan menggerakkan edukasi bagi generasi muda, menyediakan layanan inseminasi buatan, vaksin ternak, dua RPH bersertifikat halal, serta layanan cepat tanggap untuk keluhan peternak.

Baca Juga:  322 Calon Anggota PPK Di Magetan Ikuti Tes

Pemkab Magetan juga menjalankan langkah khusus saat harga beras naik pada Oktober 2025, seperti sidak bersama Satgas Pangan dan Bulog serta pemberian teguran kepada toko modern yang menjual beras di atas HET. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada TPID, petani, peternak, pelaku usaha, dan masyarakat atas kerja sama yang mendorong Magetan meraih pengakuan nasional tersebut. Pemkab Magetan berkomitmen menjaga stabilitas harga dan terus mengakselerasi program strategis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM