Connect with us

Politik & Pemerintahan

Mujahaddah ke Pesantren Miftahu Nurul Huda Joso Desa Turi, Pasangan Niat Dipesankan Amanah.

Published

on

Mujahaddah ke Pesantren Miftahu Nurul Huda Joso Desa Turi, Pasangan Niat Dipesankan Amanah.

RASI FM – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro (NIAT) menggelar kegiatan Mujahadah di Pondok Pesantren Miftahu Nurul Huda, Joso, Desa Turi, Panekan, Rabu malam. Kegiatan mujahadah dipimpin langsung oleh KH. Abdul Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Miftahu Nurul Huda, Joso, Desa Turi. Mujahadah juga diikuti para ulama, santri serta tokoh partai pengusung serta relawan pasangan NIAT. Nanik Sumantri mengatakan, kegiatan mujahadah merupakan kegiatan rutin dengan keliling ke sejumlah pondok pesantren untuk mempererat silaturohim.

Baca Juga:  Ribuan Warga Desa Pacalan Kecamatan Plaosan Sambut Jenderal Kelahiran Magetan Yang Nyaleg DPR RI.

“Dengan kita melakukan mujahadah ini mudah-mudahan mulai dari awal yaitu masa pendaftaran hingga nanti masa kampanye dan tanggal 27 November kita diberi kemudahan serta kelancaran, kesuksesan,” ungkap Nanik Sumantri.

Nanik menambahkan, dalam kegiatan Mujahaddah di Pondok Pesantren Miftahu Nurul Huda, Joso, Desa Turi, Panekan dia mengaku mendapat wejangan dari KH. Abdul Wahid terkait pemimpin yang amanah. Dia mengaku akan memegang teguh wasiat kyai Abdul Wahid terkait pemimpin yang harus amanah.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Siapkan Anggaran Pilkades Serentak 2027, Desa Mulai Lengkapi Perangkat E-Voting

“Saya pegang teguh apa diamanahkan atau didawuhkan oleh kyai, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah,” ucapnya.

Sementara Ketua DPC PKB Magetan Suratno yang mendampingi paslon Nanik – Suyatni , mengatakan, kegiatan mujahadah yang dilakukan merupakan kegiatan untuk merangkul seluruh elemen masyarakat dan juga sebagai upaya menyerap keinginan masyarakat terhadap pemimpin yang akan memimpin Kabupaten Magetan ke depan.

Baca Juga:  Petani Desa Krowe Bisa Panen Sepanjang Tahun Melalui Program IP 400.

“Berawal dari keberagaman, keberangkaatan dari koalisi besar, beliau menghikmatkan pemikiran dan keikhlasan untuk membangun dan mendedikasikan diri bagi semua elemen masyarakat. Selain ke petani, UMKM dan kini ke pondok pesantren. Ini menandakan beliau adalah sosok srikandi pertama di Magetan yang diharapkan untuk mengemban amanah pemimpin Magetan 2024-2029,” ucapnya.

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM