Connect with us

News

Kemenag Ponorogo Tambah Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha 1447 Hijriah

Published

on

Kemenag Ponorogo Tambah Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha 1447 Hijriah

 

RASI MEDIA – Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menambah jumlah juru sembelih halal atau Juleha menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Upaya itu dilakukan melalui pelatihan penyembelihan hewan kurban yang diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Ponorogo.

Pelatihan digelar di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, Kamis, dengan melibatkan sekitar 200 peserta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Kemenag untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan.

Baca Juga:  RPH Magetan Punya Fasilitas Air Blast Gratis, Daging Kurban Bisa Awet Lebih Lama.

Pelaksana tugas Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, M. Tohari mengatakan, jumlah Juleha bersertifikat di Ponorogo saat ini masih belum mencukupi kebutuhan saat Idul Adha. “Kalau satu masjid atau mushalla menyembelih satu hewan saja, jumlah Juleha kita masih kurang untuk disebar,” katanya.

Baca Juga:  Hingga 22 Desember Ponorogo Rawan Terjadi Hujan Deras, BPBD : Ponorogo Masuk Peringatan Dini Cylon 93 S.

Menurut Tohari, kebutuhan tenaga penyembelih halal terus meningkat seiring banyaknya tempat ibadah yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Ponorogo. Data Kemenag mencatat terdapat 2.379 masjid dan 3.613 mushalla di Ponorogo yang berpotensi melakukan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini.

Karena itu, Kemenag mendorong pengurus masjid dan mushalla memanfaatkan tenaga Juleha bersertifikat secara bergantian agar proses penyembelihan tetap sesuai ketentuan agama dan kesehatan. “Salah satunya terkait kehalalan. Daging yang dibagikan ke masyarakat harus benar-benar terjamin kehalalannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Ijin di Jawa Tengah Keruk Tambang Galian C di Jawa Timur, Warga Magetan Ngluruk ke Kantor Desa Pertanyakan Ijin.

Selain mempelajari teknik penyembelihan sesuai syariat, peserta juga mendapatkan pelatihan penanganan hewan kurban sebelum pemotongan dilakukan. Materi tersebut diberikan untuk mengantisipasi hewan kurban lepas atau mengamuk saat proses penyembelihan berlangsung.

 

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM