Connect with us

News

Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana, Poltekes Kemenkes Surabaya dan FPRB Magetan Kuatkan desa Tangguh Bencana.

Published

on

Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana, Poltekes Kemenkes Surabaya dan FPRB Magetan Kuatkan desa Tangguh Bencana.

RASI FM – Poltekes Kemenkes Surabaya dan FPRB Magetan menggelar giat simulasi tanggap darurat bencana di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo dalam rangka penguatan desa tangguh bencana Destana. Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Magetan Sunarto mengatakan, dari hasil riset yang dilakukan oleh rekanan Dosen Prodi Kesehatan di Magetan untuk mewujudkan ketangguhan desa menghadapi bencana, desa bergantung dari bagaimana pelaksanaan sosialisasi sistem peringatan dini serta mobilisasi sumber daya. “Ketergantungan desa itu sangat tergantung kepada bagaimana kita mensosialisasikan peringatan dini dan melatih kita untuk mobilisasi sumber daya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kenaikan Belanja Sosial Untuk Program Kemiskinan

Sunarto menambahkan, untuk pelaksanaan 2 elemen yaitu pelaksanaan sosialisasi sistem peringatan dini serta mobilisasi sumber daya, personil destana harus mampu menilai ketangguhan desa, mampu menyusun rencana kontingensi, menyusun skenario bencana yang dikonversi menjadi rencana gladi yang memiliki struktur komando penanganan darurat bencana yang nantinya akan bisa melaksanakan simulasi tanggap darurat. “Dua parameter ini tapi pelaksanaannya banyak, peserta harus mampu menilai ketangguhan desa, mampu menyusun rencana kontingensi, menyusun skenario bencana yang dikonversi menjadi rencana gladi yang memiliki struktur komando penanganan daurat bencana yang nantinya akan bisa melaksanakan simulasi tanggap darurat,” imbuhnya.

Baca Juga:  Warga Desa Puntukdoro Temukan Mortir, Dikira batu Saat Mencangkul.

Dalam pelaksanaan gelar simulasi tanggap darurat bencana di Desa Ngelang menurut Sunarto ada 4 tahapan pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan simulasi tanggap darurat bencana akan mampu mewujudkan ketangguhan masyarakat terhadap penanganan bencana yang sangat dibutuhkan masyarakat namun masih sulit dilaksanakan.

Baca Juga:  Gelar Festival Anak Hebat Peringati Hari Anak Nasional, RSUD Sayidiman Ajak Sejumlah Pasien Anak Bergembira Dengan Bermain Dan Mengenal Profesi yang Ada di Rumah Sakit.

“Yang kita undang ini forum Destana bagi mereka mampu mewujudkan sesuatu yang bermanfaat untuk ketangguhan, bagi mereka sulit kita fasilitasi, bagi desa memiliki skor ketangguhan penilaian ketanguhan juga ada apabila ada item dirasa kurang nanti tugas forum untuk mewujudkan. Untuk mewujudkan desa tangguh tergantung kepada ketangguhan forum destana,” ucapnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

 397 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *