Connect with us

Magetan's

Gelar Festival Jeruk Pamelo, Pemkab Magetan Rekayasa Panen Jeruk Untuk Dongkrak Harga.

Published

on

Gelar Festival Jeruk Pamelo, Pemkab Magetan Rekayasa Panen Jeruk Untuk Dongkrak Harga.

Rasi Fm – Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan menggelar Festival Pamelo Magetan untuk lebih mengenalkan jeruk pamelo sebagai produk pertanian unggulan di Kabupaten Magetan kepada masyarakat yang mudik lebaran dan mengunjungi destinasi wisata di Magetan. Festival yang digelar hari Sabtu dan Hari Minggu tersebut dilaksanakan di Kebun Bunga Refugia.
Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, sebagai produk unggulan Magetan sejumlah inovasi dilakukan untuk lebih meningkatkan nilai jual jeruk pamelo. Salah satu upaya tersebut adalah dengan rekayasa musim panen, dimana dengan rekayasa tersebut panen jeruk pamelo bisa lebih awal di bulan Maret dimana biasanya panen raya jeruk pamelo terjadi pada Bulan Mei. Dengan upaya rekayasa panen diharapkan akan meningkatkan nilai jual jeruk pamelo. “Biasanya panen rayanya satu bulan, itu bisa diperpanjang itu bisa direkayasa mulai dari Bulan Maret sampai Bulan Mei, sehingga harganya nanti tidak terlalu jatuh. Kalau waktu panen pendek pasti harganya jatuh,” ujarnya.
Selain upaya rekayasa, pemerintah daerah Kabupaten Magetan juga mendorong petani untuk mencari pangsa pasar digital dengan menjual secara online. Bupati Magetan Suprawoto menyatakan jika penjualan jeruk pamelo secara online saat ini telah mencapai 20 persen dari hasil produksi jeruk pamelo di Kabupaten Magetan. “Duapuluh persen dari penjualan hasil panen jeruk pamelo sudah melalui online dan hasilnya lebih bagus,” ucapnya.
Saat ini ada 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Bendo, Kecamata Sukomoro, Kecamatan Takeran, dan Kecamatan Kawedanan yang intensif mengembangkan jeruk pamelo menjadi produk unggulan pertanian di Kabupaten Magetan. (DmS).

Baca Juga:  Mandiri Urus Penyaluran Pupuk, Kelompok Tani Desa Gebyog Pastikan Pupuk Bersubsidi Sampai di Tangan Petani

 114 total views,  9 views today