Connect with us

Magetan's

Larangan Wartawan Meliput Warnai HUT ke 39 PDAM, Dirut Minta Maaf.

Published

on

Larangan Wartawan Meliput Warnai HUT ke 39 PDAM, Dirut Minta Maaf.

Rasi Fm – Sejumlah wartawan di Kabupaten Magetan sempat beradu tegang dengan humas PDAM Lawu Tirta karena dilarang melakukan liputan HUT perusahaan plat merah tersebut. Ketua Media Online Indonesia MOI Kabupaten Magetan Agus Suyanto mengatakan, larangan untuk liputan upacara HUT PDAM Lawu Tirta tidak mendasar mengingat acara yang dihadiri oleh Bupati Magetan tersebut dishare oleh Humas Kominfo Magetan, sehingga siapapun boleh meliput agenda kegiatan tersebut.
Humas PDAM yang melarang sempat mengatakan jika larangan tersebut atas perintah direksi. Anehnya larangan meliput upacara HUT PDAM Lawu Tirta tidak diberlakukan kepada semua wartawan.
“Larangan itu kami tidak tahu, ada katanya banyak orang kami tidak tahu. Ada beberapa wartawan yang meliput, apa bedanya kami dengan mereka. Jadi jangan sekali kali menghambat tugas kami, tugas kami meliput memberitakan agar masyarakat mengetahui adanya kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara Dirut PDAM Lawu Tirta Choirul Anam ditemui di sela sela kegiatan HUT ke 39 PDAM Lawu Tirta mengaku tidak mengetahui adanya larangan bagi sejumlah wartawan untuk meliput kegiatan tersebut, dia jusru meminta maaf terkait insiden pelarangan tersebut. Larangan tersebut menurutnya karena adanya miss komunikasi antara humas dengan sejumlah wartawan yang meliput.
“Intinya bahwa saya pada kesempatan Bulan Syawal kami mohon maaf Kalau ada hal hal yang kurang berkenan, kita ingin bersinergi dengan teman teman wartawan,” katanya.
Di hari ulang tahun ke 39 PDAM Lawu tirta menggelar upacara bendera dengan inspektur upcara Bupati Magetan Suprawoto. Dalam sambutannya bupati Magetan meminta PDAM bisa menjadi perusahaan milik daerah yang bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. (DmS)

Baca Juga:  Pemkab Magetan Tutup Sementara Layanan Puskesmas Plaosan, 1 Bidan Dinyatakan Positif Covid 19.

 144 total views,  3 views today