Connect with us

News

Eskalasi Timur Tengah Meningkat, Kemenhaj Magetan Pastikan Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Masih Sesuai Jadwal.

Published

on

Eskalasi Timur Tengah Meningkat, Kemenhaj Magetan Pastikan Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Masih Sesuai Jadwal.

 

RASI MEDIA  – Keberangkatan jemaah haji tahun 2026  asal Kabupaten Magetan dipastikan tetap berjalan sesui dengn rencana meski adanya peningkatan eskalasi di Timur Tengah  antara Amerika Serikat dan   Israel dengan Iran. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima laporan adanya penundaan keberangkatan Jemaah haji tahun 2026. “Masih belum ada informasi apa pun. Intinya keberangkatan tetap berjalan, belum ada kabar penundaan,” ujar Ida.

Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan mulai mempersiapkan keberangkatan jemaah haji tahun dengan jadwal keberangkatan tetap sesuai rencana, yakni pada 26 April 2026. “Magetan masuk kloter 20 dan 21. Berangkat di hari yang sama, hanya selisih sekitar dua jam,” terang Ida.

Baca Juga:  Pasien Terkonfirmasi Terus Bertambah Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Himbau Warga Taat Protokol Kesehatan.

Ia menambahkan, tidak ada briefing khusus terkait situasi global saat ini karena belum ada arahan dari pemerintah pusat. Persiapan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan petugas kloter.“Tidak ada briefing khusus. Persiapan tetap seperti biasa, termasuk rapat dengan petugas kloter dan pengumpulan seluruh jemaah untuk pembekalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Perluas Operasi Pasar Beras SPHP untuk Tekan Harga di Pasaran

Dari sisi komposisi usia, jemaah haji Magetan tahun ini cukup beragam. Ida menyebut jemaah tertua berusia sekitar 90 tahun, sementara yang termuda sekitar 21 tahun.Selain itu, pihaknya juga mengingatkan jemaah terkait kebutuhan khusus seperti penggunaan kursi roda. Jemaah diperbolehkan membawa kursi roda dari tanah air dengan catatan diberi identitas lengkap untuk menghindari tertukar atau hilang.“Kalau membawa kursi roda boleh, tapi harus diberi identitas jelas, seperti nama, rombongan, dan kloter,” pungkasnya.

Baca Juga:  Penanaman Perdana Bambu di Kebun Raya Bambu Magetan, Upaya Pemenuhan RTH Berkelas Dunia.

Untuk pengumpulan koper, rencananya dilakukan maksimal dua hari sebelum keberangkatan atau sekitar 24 April 2026, agar seluruh logistik siap diberangkatkan tepat waktu.

Sementara terkait keberangkatan umroh menurut Ida juga masih berjalan dengan lancar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi jemaah asal Magetan di Arab Saudi dalam keadaan baik.“Tidak ada laporan kendala. Jemaah aman, penerbangan juga tidak ada yang tertunda, dan tidak ada informasi kepulangan yang mundur. Semua berjalan lancar,” tegasnya.

 467 total views,  6 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *