Connect with us

Magetan's

Dapat Kuota 680 Bidang, Warga Desa Kediran Enggan Urus PTSL.

Published

on

Dapat Kuota 680 Bidang, Warga Desa Kediran Enggan Urus PTSL.

Rasi Fm – Meski mendapat kuota 680 bidang dalam program Pendaftaran Sistem Lengkap PTSL namun Warga Desa Kediren Magetan belum satupun memasukkan data ke Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Magetan. Suwarno Kepala Kelompok Masyarakat Desa Kediren mengatakan, panitia kesulitan mencapai target pengumpulan berkas dimana pada sosialisasi program PTSL yang dilaksanakan pada tanggal 24 Februari tahun 2021 panitia harus mengumpulkan dokumen pada tanggal 15 Maret 2021.
“Waktu itu sosialisasi tanggal 24 bulan 2, tanggal 15 bulan 3 data sudah harus masuk. Lha kita belum ada pemohon. Lha kalau kita ditarget dari 680 kita tidak bisa. Namanya memohon itu bukan pemaksaan,” ujarnya.
Suwarno menambahkan, selain keterbatasan waktu dia menilai masyarakat Desa Kediren minim partisipasi karena mereka memilih memetik padi mereka daripada mengurus surat tanah program PTSL. Hingga akhir Bulan April dari kuota 680 baru 70 warga yang mengurus dokumen, namun baru 30 dokumen yang memenuhi persyaratan. Meski demikian panitia mengkau belum melakukan scan sebagai persyaratan pendaftaran mengurus program PTSL.
“Asal usul tanah itu kalau pemohon tidak dihadirkan kan tidak ada, namanya sebagai saksi juga, disitu tidak ada. Memang menyesuaikan letter c itu satu hari dapat 15 capek juga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Empat Kecamatan, 9 Desa 113 Rumah Terdampak Banjir di Magetan

Selain keterbatasan waktu dan keengganan warga mengurus PTSL, sejarah status tanah warga yang mengajukan PTSL juga bermasalah, padahal kuota 680 merupakan kuota lanjutan dari program PTSL yang dilaksanakan tahun 2018 sehingga 680 bidang tanah tersebut telah diukur. Dengan memilik sertifkat tanah maka warga pemilik tanah memiliki kepastian kepemilikan. (DmS)

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Pastikan Perkuliahan ATK Secara Tatap Muka Dengan Protokol Kesehatan.

 240 total views,  3 views today