Connect with us

Politik & Pemerintahan

Calon Bupati Magetan dalam Pilkada 2024 Sujatno menceritakan niatnya maju ke Pilkada Magetan 2024 saat berkunjung ke radio Rasi FM

Published

on

Calon Bupati Magetan dalam Pilkada 2024 Sujatno menceritakan niatnya maju ke Pilkada Magetan 2024 saat berkunjung ke radio Rasi FM

RASI FM – Calon Bupati Magetan dalam Pilkada 2024 Sujatno menceritakan niatnya maju ke Pilkada Magetan 2024 saat berkunjung ke radio Rasi FM yang terletak di Perumahan MT Haryono XIII Magetan. Sujatno mengaku sebagai pengusaha perbankan hidupnya sudah nyaman, namum sebagai kodrat manusia yang harus berguna untuk orang lain, Ketua DPC PDI P Kabupaten Magetan kemudian mengambil langkah maju sebagai anggota Legislatif Kabupaten Magetan periode 2015 hingga 2019, Pada Pemilu Legislatif 2024 Sujatno memperoleh suara terbanyak yang mengantarkannya ke kursi ketua DPRD Kabupaten Magetan.

“Kalau dibilang nyaman sebagai pengusaha ya nyaman tetapi ada hal yang harus diperjuangkan melalui lembaga DPRD Kabupaten Magetan. Sebagai Ketua DPRD Magetan kita memperjuangkan kebutuhan rakyat,” katanya.

Masih banyaknya keluhan masyarakat yang disampaikan melalui lembaga DPRD Kabupaten Magetan seperti petani yang masih mengeluhkan kebutuhan pupuk, sulit menjual hasil panen membuat Sujatno akan memperjuangkan nasib masyarakat dalam Pilkada 2024 dengan mencalonkan diri sebagai Paslon Bupati Magetan 2024 berpasangan dengan Ida Yuhana Ulfa. Dengan menjadi orang nomor 1 di Kabupaten Magetan akan bisa memperjuangkan nasib masyarakat melalui regulasi dan program.

Baca Juga:  Penanaman Perdana Bambu di Kebun Raya Bambu Magetan, Upaya Pemenuhan RTH Berkelas Dunia.

“Untuk memperjuangkan nasib petani karena masih ada keluhan terkait ketersediaan pupuk yang sulit, hasil panen yang sulit terjual maka perlu diperjuangkan melalui kebijakan sehingga saya maju sebagai Calon Bupati Magetan di Pilkada 2024,” imbuh Sujatno.

Sejumlah permasalahan yang disampaikan oleh pendengar dan pemirsa Radio Rasi melalui aplikasi Xspace radio karena radio rasi sudah menjadi radio audio visual dijawab dengan lugas oleh Sujatno dengan sejumlah program seperti aplikasi Halo Juara yang akan mengakomodir kebutuhan informasi baik visi dan misi Paslon Jadi Juara. Masyarakat bisa manfaatkan aplikasi Halo Juara sebagai jembatan menyampaikan keluhan, masukan dan program yang dilaksanakan paslon Jadi Juara.

“Halo juara ini sebagai sarana pengaduan masyarakat dan aspirasi rakyat serta masukan kepada kami sehingga masyarakat bisa langsung komunikasi langsung dengan saya. Kalau nanti saya jadi bupati semua informasi bisa diakses disitu. Jika perlu masyarakat juga bisa mengakses informasi harga obat, kapan masa kadaluwarsa dan dimana bisa didapatkan. Aplikasi ini bisa diakses 24 jam,” ucapnya.

Baca Juga:  DPRD Magetan Apresiasi Lomba Ternak Kambing di Kalang Sebagai Upaya Kenalkan Potensi Desa.

Terhadap keluhan salah satu seniman di Magetan Nogling yang mengaku kesenian belum mendapat perhatian pemerintah, Sujatno mengaku kebutuhan seniman untuk berkembang sudah dipikirkan melalui 20 program sebagai visi dan misi Jadi Juara. Salah satunya programnya adalah pendampingan dan stimulus kepada pelaku seni di Magetan sehingga perkembangan musik di Kabupaten bisa seperti Kabupaten Ngawi yang memiliki senima kelas internasional seperti Deny Caknan.

“Kita juga pingin untuk memperjuangkan seniman di Magetan bisa berprestasi seperti seniman lainnya. Di Ngawi ada Deny Caknan, kita akan berikan support agar seniman di Magetan bisa berkembang. Kita akan berikan fasilitas gedung kesenian dan bantuan untuk usaha pemuda milenial,” jelasnya.

Penataan asset wisata menurut Sujatno juga tidak kalah pentingnya karena asset wisata  merupakan pengungkit roda perekonomian masyarakat. Terkait Sarangan menurutnya butuh penataan yang bisa membuat Sarangan bisa dikunjungi kapan saja dengan konsep adalah bisa bekerja dari sarangan.

“Senin dan Kamis Sarangan jadi sepi karena hari kerja. Bagaimana hari kerja tersebut orang bisa bekerja di Magetan, kunjungan dalam rangka bekerja. Kalau terjadi kedatangan wisatawan ke Magetan sambil bekerja maka banyak pariwisata yang akan kesini sehingga meningkat UMKM juga meningkatkan bisa menumbuhkan UMK” jelasnya.

Baca Juga:  Embung Campursari Dimaksimalkan, PUPR Magetan Turunkan Elevasi Air untuk Perkuat Irigasi Petani

Seluruh potensi yang ada di Kabupaten Magetan menurut Sujanto harus ditata sedemikian rupa sehingga bisa mewujudkan Kabupaten Magetan Juara yang memiliki singkatan Jujur, Unggul disegala bidang, Agamis dan Responsif.

“Visi kami akan gotong royong memperjuangkan Magetan jadi juara. Menjadi jujur adalah pondasi pembentukan karakter, apalagi anak anak untuk generasi sekarang. Unggul, dimana Magetan unggul disemua bidang. Agamis merupakan pondasi untuk pembentukan karakter dan reponsif.

“Bupati itu pelayan rakyat, harus kita tanamkan.. Latar belakang saya adalah pengusaha, apa yang menjadi keluhan masyarakat Magetan berjumlah lebih dari 600 ribu jiwa, artinya ada masalah pada 600.000 ribu permaslaahan. Masalah ini harus kita sadari sebagai masalah yang harus diselesaikan sebagai pelayan masyarakat. (DmS)

VISUAL NEWS KLIK

https://www.facebook.com/share/v/3BsN6JMan8f8vp9z/

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM