Connect with us

News

Penanaman Perdana Bambu di Kebun Raya Bambu Magetan, Upaya Pemenuhan RTH Berkelas Dunia.

Published

on

Penanaman Perdana Bambu di Kebun Raya Bambu Magetan, Upaya Pemenuhan RTH Berkelas Dunia.

RASI FM – Pembangunan Kebun Raya Bambu di Kabupaten dimulai dengan penanaman perdana bambu oleh Bupati Magetan Suprawoto diikuti oleh budayawan Butet Kertaredjasa, Kementrian Lingkungan Hidup, Yayasan Bambu Indonesia, sejumlah perusahaan yang mendukung pembangunan pusat literasi bambu, sejumlah perguruan tinggi, penggiat tanaman bambu serta masyarakat Magetan. Kebun Raya Bambu Magetan akan dibangun di lahan seluar 18,5 hektare di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Suprawoto mengatakan, penanaman bambu di Kebun Raya Bambu Magetan merupakan upaya pemenuhan ruang terbuka hijau 30 persen dari luasan wilayah Magetan dimana Kabupaten Magetan saat ini baru memiliki 15 persen luasan RTH. Dipilihnya bambu merupakan tanaman icon Kabupaten Magetan., Kebun Raya Bambu nantinya juga akan menjadi ikon wisata di Magetan selain sejumlah destinasi wisata yang ada akan menambah khasanah destinasi wisata.

Baca Juga:  Menghadap Bupati, Ketua TP PKK Magetan Matangkan Persiapan Pertemuan TP PKK Bakorwil I Madiun, Angkat Potensi Wisata dan UMKM Lokal

“Magetan itu iconnya bambu dan RTH kita masih kecil baik privat maupun publiknya, kalau kita jumlah baru 15 persen RTH, baru separuh dari yang disyaratkan undang undang. Oleh karena itu kita bagaimana Magetan bisa mengejar itu,” ujarnya.

Sementara budayawan Butet Kertaredjasa yang ikut acara penanaman bambu mengatakan, fisolofi bambu merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi masyarakat mengingat seluruh bagian bambu bisa dimanfaatkan. Dia juga mengatakan, hutan bambu yang terkonsep merupakan impiannya untuk diwujudkan, karena bambu tidak bisa lepas dari perjalanan sejarah dan budaya bangsa Indonesia.

“Impian saya itu kita punya hutan bambu yang didesain dengan baik. Saya pernah ketemu hutan bambu di Banyuwangi tetapi tidak didesain dengan baik, karena begitu di Hutan Bambu ide itu bisa kemana mana. Itu tidak hanya aspek lingkungan , kenyamanan, tadi disebutkan memberikan sumbangan O2 yang sangat baik, tetapi juga memberikan pada aspek seni, ekonomi. Kita tahu bambu itu dari setiap titik mengandung manfaat yang luar biasa,” katanya.

Baca Juga:  Siaga Bencana, BPBD Kabupaten Magetan Siapkan 13 Kampung Tangguh

Sementara Sekretaris Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK RI Tulus Laksono mengatakan, pembangunan Kebun Raya Bambu merupakan ide internasional dimana akan ada 103 jenis bambu yang akan ditanam. Kebun Raya Bambu Magetan nantinya juga akan menjadi pusat bambu nasional untuk edukasi kepada masyarakat terkait sejarah dan manfaat bambu. Kementrian lingkungan Hidup dan Kehutanan akan mensuport pembangunan Kebun Raya bamboo Magetan dengan menanam 103 jenis pohon bambu hingga tuntas di lahan 18,5 hektar.

Baca Juga:  Pelaku UMKM di Magetan Pilih Cara Berbeda Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Bahan Baku.

“Awalnya itu ide nasional, ternyata setelah ngobrol dengan abah ini ide internasional karena ada 103 spesies yang akan ditanam disini. Sehingga nanti menjadi pusat informasi bambu nasional sebagai pusat pembelajaran siswa SD, SMP, SMA sehingga mereka tidak hanya belajar dari youtube tetapi mereka bisa belajar langsung,” ucapnya.

Pembangunan Kebun Raya Bambu di Kabupaten Magetan diperkirakan akan memakan waktu hingga 3 tahun untuk menumbuhkan ribuan bambu dari 103 jenis bambu yang ada di dunia. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM