Connect with us

Kesehatan & OlahRaga

211 Atlet Bulutangkis di Magetan Ikuti Kejurkab Bulutangkis Bupati Magetan 2024.

Published

on

211 Atlet Bulutangkis di Magetan Ikuti Kejurkab Bulutangkis Bupati Magetan 2024.

RASI FM – Sebanyak 211 atlet bulutangkis muda di Kabupaten Magetan mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Piala Bupati Magetan 2024 selama 1 minggu yang dibuka resmi pada Kamis (14/12) di GOR PBSI Mangkujayan, Magetan. Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Magetan, Suratno, mengatakan Kejurkab Piala Bupati 2024 diproyeksikan untuk mencetak atlet-atlet baru yang telah dibina melalui klub masing-masing. “Kejurkab ini adalah agenda tahunan PBSI Magetan, harapannya akan muncul atlet-atlet baru yang selama ini sudah digembleng. Semua kategori ada, mulai dari pra dini, dini, anak, pemula, remaja, hingga taruna,” ungkap Suratno.

Baca Juga:  Kunjungi Magetan Secara Virtual Bisa di Magetan 360 Derajat.

Suratno menambahkan, selain mempertandingkan kategori remaja kejuaraan juga mempertandingkan kategori dewasa. Kompetisi yang diikuti oleh 31 klub bulutangkis tersebut juga menjadi ajang persiapan bagi para atlet menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan. “Untuk nomor ganda beregu dan ganda bebas, ada 12 pasangan yang ikut serta. Kami berkomitmen untuk mengirimkan atlet terbaik. Saat ini ada 13 atlet remaja dan taruna yang rutin kami bina dua kali seminggu,” imbuhnya,

Baca Juga:  Dari Keluarga untuk Indonesia, Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 di Magetan Masih Mencatat Tingginya Angka Perceraian

Pembukaan Kejurkab di GOR PBSI Mangkujayan, Magetan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suwata. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi konsistensi PBSI Magetan dalam menyelenggarakan kejuaraan ini meski di tengah keterbatasan pendanaan. Kejurkab menjadi salah satu langkah untuk mencetak atlet muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional. “PBSI Magetan sangat bagus karena setiap tahun bisa mengadakan event seperti ini. Kalau tidak ada kejuaraan, prestasi atlet sulit diukur. Kami sangat mengapresiasi dan mendorong kegiatan semacam ini terus diselenggarakan,” ucapnya. (DmS)

Baca Juga:  Program PKG Baru Capai 11 Persen, Dinas Kesehatan Magetan Jemput Bola ke Pondok Pesantren dan Sekolah.

VISUAL NEWS klik

 1,406 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *