News
Video Bocil Review Jalan Beranggaran 190 juta di Ponorogo, Ini Penjelasan Pelaksana Kegiatan Pemdes Page.
Published
8 bulan agoon
By
rasinews
RASI MAGETAN – Media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Tinur dihebohkan dengan kondisi jalan rusak yang di review oleh bocil dengan anggaran Rp 190 juta. Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik tersebut memperlihatkan prasasti yang menjelaskan pengerjaan rabat jalan dengan lokasi Glagah Malang dengan volume 113, 625 m3 dengan anggaran Rp 190 juta dari dana desa tahun anggaran 2024 di Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. “Aku nemu dalam aneh, dalane gendeng. Volumene 113 meter, anggarane Rp 190 juta. Anggarane dana desa pelaksanane pka. (Aku menemukan jalan aneh, jalannya gila. Volumenya 375 meter anggarannya Rp 190 juta anggaran dana desa pelaksananya pka,” ujar suara di video yang terdengar adalah anak anak tersebut.
Suara anak kecil tersebut juga menyebutkan jika jalan tersebut rusak. Di detik ke 56 video memperlihatkan ujung jalan tanah yang berbatasan dengan jakan cor. Anak kecil di video tersebut juga memperlihatkan prasasti proyek yang diduga pembangunan jalan yang rusak. Namun prasasti tersebut kondisinya mulai rusak dengan keterangan tahin 2021. “Ini agak rusak, ini itu anggarannya juga dari dana desa sebesar Rp 49 juta 580 ribu. Volumenya 375 meter,” imbuhnya.
Tim Pelaksana Kegiatan Pemdes Pager, Nurahman Sugianto, dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, pengerjaan rabat jalan sepanjang 303 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 15 centimeter telah sesuai dengan volume yang tertulis di prasasti. Pengerjaan jalan tersebut juga telah dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat. “Secara administratif maupun teknis pembangunan jalan itu sudah selesai dan tidak bermasalah. Kemarin sudah diperiksa Inspektorat pada Hari Rabu (11/6) dan tidak ada masalah dengan proyek tersebut,” ujarnya Selasa (1/7/2025).
Terkait adanya jalan yang belum di cor beton di dalam video, Nurahman mengatakan jika pelaksanaan kegiatan rabat jalan difokuskan pada jalur utama terlebih dahulu. Proyek rabat beton tersebut juga berbentuk huruf L karena di bagian perempatan bagian utara dan selatan jalan masih berupa jalan tanah. “Memang belum ada pembangunan di situ karena kami fokuskan dulu di jalur utama yang jadi prioritas. Jalan bagian utara sampai perempatan selatan masih tanah, timur juga masih tanah. Kalau ke selatan belum cukup anggarannya, jadi kita rabat ke arah barat dulu. Yang sisanya akan kami programkan selanjutnya,” ucapnya.
Adanya anggaran tahun 2019 sebesar Rp 49 juta untuk pengerjaan jalan dimana di dalam video hanya jalan tanah menurut Nurohman merupakan anggaran pemeliharaan bukan untuk pengerjaan pengecoran jalan. Pada tahun 2021 jalan tersebut berupa jalan tanah dan dilakukan pengurukan jalan dengan pasir urug. “Kalau yang tahun 2021 itu dananya Rp 49 juta untuk pemeliharaan. Waktu itu jalan masih berupa tanah, licin, jadi kami uruk pakai pasir urug. Lokasinya ada di jalan pertanian, jalan galengan,” jelasnya. (DmS)
847 total views, 6 views today
You may like

Dalami Proyek Pembangunan Monumen Reog, Penyidik KPK Sambangi Gedung Dinas PUPR Ponorgo.

Fokus Bahas APBD 2026, DPRD Ponorogo Jadwalkan Ulang Pembahasan Raperda Penyertaan Modal ke Perumda Sari Gunung

Kadin Pariwisata Ponorogo Pastikan Pembangunan Monumen Reog Tetap Lanjut Ditengah KPK Dalami Dugaan Adanya Praktek Korupsi dalam Pengerjaannya.

Gelontor Anggaran Rp94 Miliar, Pemkab Ponorogo Kebut Perbaikan Jalan di 167 Titik

Rumah di Ponorogo Tersambar Petir, Genteng Rontok dan Videonya Viral di Media Sosial

Melongok Kebesaran Pondok Pesantren Gebang Tinatar Tegalsari, Lahirkan Tokoh Bangsa dari Tanah Ponorogo


