Rasi Fm – Pola asuh yang keliru menjadi penyebab mayoritas kasus gizi buruk atau stunting di Kabupaten Magetan. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, pola asuh yang keliru menjadi penyebab mayoritas kasus gizi buruk di Kabupaten Magetan selain karena factor ekonomi. Anak-anak yang mengalami kasus stunting mayoritas karena tidak diasuh sendiri oleh orang tuanya tetapi dititipkan kepada orang lain yang kurang memahami kebutuhan gizi yang baik bagi anak-anak.
“Penyebab anak kurang gizi banyak macam, memang secara ekonomi tidak mampu, atau ekonomi mampu tapi pola asuh yang keliru sehingga anak itu menjadi gizi buruk. Sebagian besar penyebab sekarang karena anak diasuh oleh neneknya karena orang tuanya bekerja,” ujarnya.
Rohmat Hidayat menambahkan, untuk mencegah kasus gizi buruk Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menggandeng sejumlah OPD untuk memberikan pemahaman pentingnya pola asuh yang benar dan pemenuhan gizi bagi anak anak di masa pertumbuhan. Dinas Kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap ibu hamil dan pasca melahirkan dengan memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait ASI eksklusif serta pemenuhan gizi kepada anak mereka..
“Yang terkait dengan Dinas Kesehatan kami melakukan pencegahan dan penanganan, mulai dari ibu masa remaja dengan penambahan tablet tambah daerah, calon pengantin kita juga lakukan screaning, selama hamil kita kita periksa sampai lahir kita intervensi, pemberian ASI eksklusif. Kalau kita temukan stunting kita intervensi segera diberikan nutrisi tertentu yang sesuai dengan keadaan gizinya,” imbuhnya“
Prosentase kasus stunting di Kabupaten Magetan saat ini mencapai 10,21 persen dari jumlah anak-anak yang dilakukan penimbangan di posyandu. (DmS)