Connect with us

News

Petugas Pengibar Bendera di Ponorogo Panjat Tiang Bendera Ketika Tali Pengerek Macet

Published

on

Petugas Pengibar Bendera di Ponorogo Panjat Tiang Bendera Ketika Tali Pengerek Macet

RASI MAGETAN – Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Minggu 17 Agustus, berlangsung penuh haru sekaligus menegangkan.

Suasana upacara yang khidmat mendadak riuh ketika tali pengerek Bendera Merah Putih macet di tengah prosesi. Dalam video singkat yang viral di media sosial, terlihat seorang pemuda dengan kemeja putih dan celana kain hitam nekat memanjat tiang setinggi delapan meter demi memastikan Sang Merah Putih bisa berkibar.

Baca Juga:  Sosialisasi Cegah Peredaran Rokok Ilegal di Desa Campursari, Peredaran Rokok Ilegal Rugikan Negara.

Pemuda tersebut adalah Siswanto, petugas pengibar bendera di desa setempat. Aksinya dilakukan spontan, tanpa perintah. Kepala Desa Wagir Kidul, Suhariyanto, membenarkan kejadian itu.

“Baru saja dikibarkan, tiba-tiba macet. Peserta upacara panik karena benderanya tidak naik. Tapi Siswanto langsung melepas sepatu dan memanjat tiang. Jujur saya kaget, soalnya dia bukan orang yang biasa manjat,” jelas Suhariyanto.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Tetapkan Jumlah Warga Miskin Ekstrem Hampir 6.000 Warga.

Meski penuh risiko, Siswanto berhasil memperbaiki tali pengerek, sehingga bendera akhirnya berkibar sempurna di Balai Desa Wagir Kidul.

Siswanto sendiri mengaku tindakannya murni karena tanggung jawab sebagai pengibar bendera pusaka.

Baca Juga:  Harga Tiket Bus Naik Saat Arus Balik Lebaran, AKAP Tembus Dua Kali Lipat

“Lebih kerasa tanggung jawab sih. Walaupun tidak ahli manjat, ya nekat saja,” ujarnya singkat.

Kini, video aksi heroik Siswanto terus viral dan menuai banyak pujian warganet. Baginya, Sang Merah Putih harus tetap berkibar apa pun yang terjadi. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM