Connect with us

News

Pemuda Disabilitas di Ponorogo Tewas Usai Pesta Miras, Polisi Periksa Penjual.

Published

on

Pemuda Disabilitas di Ponorogo Tewas Usai Pesta Miras, Polisi Periksa Penjual.

RASI FM – Kepolisian Resor Ponorogo, Jawa Timur memeriksa penjual miras pasca BS (22) pemuda disabilitas warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur Jatim didapati tewas setelah meneguk minuman keras bersama ke 3 temannya. kejadian berawal ketika korban bersama ke 3 rekanya ER (16), GJ (16) dan BP (17) sedang ngopi di pos kamling di Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo pada Sabtu malam (18/4). “Saat itu, korban bersama 3 orang temannya ngopi. Kemudian sepakat membeli miras jenis arak jowo dan diminum bersama-sama mulai pukul 20.00 wib sampai 22.00 wib,” ujarnya melalui pesan singkat Selasa (22/4/2025).

Baca Juga:  Tiga Bulan Dikarantina, Baitul Qur’an Al-Jahra Magetan Wisuda 31 Tahfidz Al-Qur’an Program Takhossus 9.0.

Namun sekitar pukul 22:00 WIb setelah pesta miras, korban mengalami mual kejang kejang kemudian pingsan. Oleh ke 3 rekannya korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Jetis, Kabupaten Ponorogo, namun korban dinyatakan meninggal. “Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Jetis karena ke 3 rekannya khawatir dengan kondisi korban. ke puskesmas yang ada di Jetis sampai disana korban dinyatakan meninggal dunia,” imbuh Rudy.

Baca Juga:  Ratusan Hektar Tanaman Padi di 34 Desa di 9 Terkena Hama Wereng, Pemkab Ponorogo Gelar Semprot Pestisida Massal.p

Terkait kejadian tersebut aparat kepolisian telah meminta keterangan terhadap ketiga rekan korban sebagai saksi. Dari ke 3 saksi minum keras jenis arak jowo yang dikonsumsi dicampur dengan minuman energi atau penambah stamina. Polisi juga telah meminta keterangan kepada penjual miras. Polres Ponorogo belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Keluarga merasa keberatan untuk dilakukan autopsi terhadap korban. “Ke 3 rekan korban dan penjual miras sudah dimintai keterangan, Untuk penyebab pastinya belum tahu. Keluarga keberatan untuk autopsi.,” pungkasnya. (DmS)

Baca Juga:  Baru Serap 9.000 Ton Gabah Petani, Anggota Komisi IV DPR RI Nilai Bulog Ponorogo Lamban

 546 total views,  3 views today