News
Latih Kognitif dan Motorik, Sanggar WHY Sebature Latih Menari Anak Anak Berkebutuhan Khusus.
Published
11 bulan agoon
By
rasinews
RASI FM – Sanggar WHY Sebature dari Desa Sambirobyang melatih anak anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Magetan agar memiliki soft skill yang akan menambah ketrampilan mereka dalam olah gerak tubuh. Wahyu dari Sanggar WHY Sebature mengatakan, tari yang diajarkan kepada anak anak berkebutuhan khusus merupakan upaya melatih koordinasi antara syaraf motorik dan kognitif. Gerak tari yang diajarkan juga sebagai bentuk mengajarkan pentingnya bersosialisasi dan bekerjasama dengan teman lainnya untuk menghasilkan koreografi yang indah. Kegiatan tari sebagai pengenalan dunia seni juga sebagai media yang menyenangkan dalam pembelajaran.
”Kita bukan memaksa mereka professional menari, yang penting anak itu suka dulu. Kalau suka senang itu nggak usah diperintah itu pasti bisa dan mau menari bisa mempersingkat durasi proses latihan tidak butuh berapa minggu, yang penting moodnya keluar mereka seneng pasti materi itu masuk ke mereka,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, pemilihan tari semut yang diajarkan juga merupakan pengajaran kepada anak anak berkebutuhan khusus untuk mengenalkan bagaimana gerak semut yang dibalut dengan keindahan gerak. Gerakan Tari semut yang dipilih selain dekat dengan dunia anak anak juga gerakan yang mudah ditiru dan dipraktekkan anak-anak berkebutuhan khusus.
“tari semut diambil dari tingkah laku semut gerakan semut kostumnya nanti seperti semut. Tapi yang berbeda ada beberapa gerakan disini kita permudah agar mereka bisa mengikuti materi tersebut,” imbuhnya.
Dari 4 kali pertemuan Wahyu mengaku mengapresiasi kemampuan anak anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan bakat mereka di dunia tari. Dari 4 kali pertemuan sejumlah anak anak berkebutuhan khusus sudah mampu membawakan tarian dengan baik. Semangat mengenal kegiatan menari diharapkan akan membangun semangat mereka untuk belajar banyak hal ditengah keterbatasan yang mereka hadapi.
”Itu progresnya cepat, kita pertemuan hanya satu jam seminggu sekali sudah dapat separuh. Itu cepat sekali. Yang penting mereka suka, seneng moodnya terbangun pasti cepat sekali,” pungkasnya. (DmS)
VISUAL NEWS klik
924 total views, 3 views today
You may like

Peringati Hari Anak Nasional 2025, Dinas P2KBP2A Magetan Gelar Lomba dan Pentas Seni Anak di GOR Ki Mageti

Ketika Anak Berkebutuhan Khusus Diberi Kesempatan Menarikan Semut Untuk Hari Anak Nasional.

Remaja Disabilitas di Magetan yang Hilang di Hutan Saat Ikut Mencari Empon Empon Ditemukan di Aliran Bengawan Solo Bojonegoro

Anak Berkebutuhan Khusus di Magetan Hilang di Hutan Saat Menyusul Orang Tuanya.

Dinas Sosial Kabupaten Magetan Nilai 3 Desa Dalam Kegiatan Desa Inklusi.

Dinas Pendidikan Magetan Berikan Bantuan Kursi Roda Kepada Siswa SDN Sombo.


