Connect with us

News

Dinas Sosial Kabupaten Magetan Nilai 3 Desa Dalam Kegiatan Desa Inklusi.

Published

on

Dinas Sosial Kabupaten Magetan Nilai 3 Desa Dalam Kegiatan Desa Inklusi.

RASI FM – Dinas Sosial Kabupaten Magetan melakukan penilaian kepada 3 desa yang masuk dalam kegiatan Desa Inklusi. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo mengatakan, 3 Desa yang masuk menjadi kandidat desa inklusi masing masing Desa Sidomukti, Kelurahan Karangrejo dan Desa Karangsono. Untuk masuk menjadi desa inklusi harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti dukungan anggaran, adanya inovasi program untuk disabilitas, sarana prasarana untuk disabilitas, dukungan data warga disablitas serta produk hukum yang menguatkan program penanganan disabilitas.

Baca Juga:  Perbaikan 235  Toilet Sekolah Diusulkan Masuk APBD Magetan dengan Anggaran Rp 5 M, Dikpora: Belum Disetujui

”Yang pertama administrasi saat penilaian, dukungan anggaran, inovasi peran serta desa, sarana pasarana di desa apakah sudah aksesibilitas, data warga semua tercover dan update dan ada produk hukum yang menguatkan desa terkait penanganan disabilitas,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan desa inklusi diharapkan permasalahan sosial terkait inklusi dapat tertangani sejak dini dan sebagai rujukan bagi program pengentasan permasalahan inklusi dari pemerintah pusat maupun kementerian. Pemerintah desa sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat dipastikan memilki dokumen keberadaan warga dengan inklusi sehingga memudahkan upaya pengentasan permaslaahn sosial dengan inklusi.

Baca Juga:  Sidak Proyek Jalan Twin Road yang Sempat Mandeg, Emil Dardak : Ini Wajah Jawa Timur.

“Ketika ada program khusus dari pemerintah provinsi maupun daerah dimana desa yang layak menjadi desa inklusi itu yang akan kita prioritaskan, Desa inklusi yang semakin banyak semoga termotivasi dengan pelayanan kepada orang dengan gangguan jiwa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Dinas Pariwisata Magetan Tetap Buka Destinasi Wisata, Pastikan Telah Lakukan Mitigasi.

Dinas Sosial Kabupaten Magetan mencatat ada 4.000 warga Magetan dengan kondisi disabilitas dan berkebutuhan khusus termasuk orang dengan gangguna jiwa, sehingga keberadaan kampung inklusi akan sangat membantu upaya pemerintah mengentaskan kesenjangan yang mereka alami. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM