RASI MEDIA – Aktivitas arus balik Lebaran di Terminal Maospati hingga H+3 masih terpantau landai. Pihak terminal mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang, namun masih dalam kategori normal dan belum mencapai puncak. Kepala Terminal Kelas B Maospati, Jito, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan arus balik. Persiapan tersebut meliputi pengamanan, kesiapsiagaan petugas, hingga perbaikan fasilitas terminal. “Kami sudah melakukan persiapan keamanan, kesiapan anggota, dan juga perbaikan fasilitas yang diperlukan agar pelayanan tetap optimal,” ujar Jito saat ditemui, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang mulai terasa sejak H+3 Lebaran. Namun, puncak arus balik diperkirakan baru akan terjadi pada H+4, seiring berakhirnya masa libur dan kembalinya masyarakat ke tempat kerja. “Untuk saat ini masih wajar, standar. Peningkatan mulai terasa di H+3, dan puncaknya kami perkirakan besok H+4 karena hari ini libur terakhir,” jelasnya.
Berdasarkan data petugas, pergerakan armada di Terminal Maospati mencapai sekitar 100 bus per hari pada masa arus balik. Sementara jumlah penumpang yang terlayani berkisar 500 orang per hari. Di sisi lain, kenaikan harga tiket juga mulai terjadi, terutama untuk rute jarak jauh. Jito menyebut tarif bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) tujuan Surabaya mengalami kenaikan sekitar 30 hingga 35 persen. Sementara untuk rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tujuan Jakarta, kenaikan mencapai 85 hingga 90 persen. “Untuk bus ekonomi masih relatif stabil, belum ada kenaikan signifikan,” tambahnya.
Terminal Maospati juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang bagi penumpang selama arus balik. Mulai dari posko Lebaran, layanan kesehatan, area istirahat, hingga fasilitas pijat refleksi untuk mengurangi kelelahan perjalanan.Sementara itu, salah satu penumpang, Yuliati, mengaku merasakan kenaikan tarif bus tujuan Surabaya. Ia menyebut harga tiket yang biasanya sekitar Rp120 ribu kini naik menjadi Rp150 ribu.“Biasanya Rp120 ribu, sekarang jadi Rp150 ribu. Tapi masih nyaman, tidak sampai berebut kursi,” ungkap Yuliati.
Ia juga menilai ketersediaan armada di Terminal Maospati masih cukup baik, dengan jadwal keberangkatan yang relatif teratur, yakni sekitar satu jam sekali untuk beberapa jurusan favorit.Dengan berbagai kesiapan tersebut, pihak terminal berharap arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar meski terjadi peningkatan jumlah penumpang dalam beberapa hari ke depan.