Connect with us

Pariwisata

Destinasi Wisata Alam Desa Geni Langit Masuk Finalis Kategori Desa Wisata Berbasis Alam Dalam Desa Wisata Award 2021.

Published

on

Destinasi Wisata Alam Desa Geni Langit Masuk Finalis Kategori Desa Wisata Berbasis Alam Dalam Desa Wisata Award 2021.

Rasi Fm – Destinasi wisata Geni Langit masuk sebagai finalis dalam Desa Wisata Award 2021 yang digelar oleh PT Bank Central Asia Tbk bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Deistinasi wisata Geni Langit masuk menjadi 20 besar vinalis kegiatan Desa Wisata Award 2021 sebagai Finalis Kategori Desa Wisata Berbasis Alam bersama Desa Wisata Kawinda To’i, Nusa Tenggara Barat, Desa Bilebante, Nusa Tenggara Barat, Desa Wisata Nadulang, Jawa Tengah, Desa Wisata Kalibiru, Yogyakarta, Desa Wisata Taro, Bali, dan Agro Wisata Situ Rawa Gede, Jawa Barat.
Desa Wisata Award 2021 memiliki empat kategori yakni Desa Wisata Berbasis Alam, Desa Wisata Berbasis Budaya, Desa Wisata Berbasis Kreatif, dan Desa Wisata Berbasis Digital. Desa Wisata Award 2021 berhadiah total senilai Rp 600 juta yang dibagi menjadi 4 kategori dimana masing masing kategori total hadiah senilai Rp 150 juta. Masing-masing kategori akan dipilih tiga pemenang. Pemenang pertama dari setiap kategori akan memperoleh hadiah berupa uang tunai dan pembinaan sebesar Rp 75 juta. Sementara itu, juara kedua dari masing-masing kategori akan mendapat hadiah sebesar Rp 50 juta dan pembinaan. Lalu, juara ketiga akan mendapat hadiah sebesar Rp 25 juta dan pembinaan.

Baca Juga:  Soal Pencemaran Dari Kampung Susu Lawu, DPRD Magetan Akan Gelar Rapat Dengar Pendapat.

Geni Langit memenuhi syarat masuk menjadi finalis Desa Wisata Award 2021 karena memenuhi syarat seperti desa wisata yang telah bergulir dalam waktu minimal 1 tahun, dan telah memiliki paket wisata baik berupa daya tarik alam, atraksi budaya, berbasis kreatif, atau berbasis digital. Geni Langit juga merupakan desa wisata yang diinisiasi, serta dikembangkan oleh organisasi dan sumber daya lokal. Misalnya adalah karang taruna, BUMDES, atau Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Peserta yang mewakili dan mengikuti kompetisi adalah anggota dari kelembagaan wisata tersebut dan bukan pihak luar serta tercatat sebagai warga desa setempat. (DmS)

Baca Juga:  Sengketa Akses Jalan, Warga Ponorogo Akhirnya Membongkar Pagar Tembok di Depan Rumah Wisnu

 872 total views,  3 views today