Connect with us

News

Banyak Yang Belum Tahu Peran Laboratorium Mobile PCR Milik Pemkab Magetan Seharga 3,8 Miliar

Published

on

Pemkab Magetan Maksimalkan Laboratorium Mobile PCR dan Lab di RSUD Magetan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru.

Rasi Fm – Ternyata banyak warga yang belum tahu peran laboratorium mobile yang dbeli oleh pemerintah Kabupaten Magetan. Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa mengatakan, sebagian masyarakat mempertanyakan mobile laboratorium yang lebih banyak ditempatkan di Labkesda Magetan. Dia menjelaskan alasan pemerintah Kabupaten Magetan membeli lab mobile PCR di awal pandemic covid 19 adalah untuk mempercepat penanganan covid 19, mengingat diawal pandemic satu pasien terkonfirmasi covid 19 di Kabupaten Magetan meninggal dunia. Magetan merupakan Kota kedua yang terdeteksi terdapat pasien covid 19 meninggal.
Pada saat itu pemerintah Magetan membutuhkan laboratorium yang bisa cepat menangani specimen swab. Pemerintah daerah akhirnya mengambil langkah cepat dengan membeli lab mobile covid 19 seharga 3,8 miliar rupiah karena jika menunggu pembangunan laboratorium lab PCR di RSU Sayyidiman membutuhkan waktu yang lebih lama dan harus memenuhi sejumlah ketentuan.
“Kita kemarin pertimbangannya rumah sakit ada bantuan tetapi tidak bisa jalan karena tempatnya bangunannya tidak memenuhi syarat pada waktu itu, lama baru beroperasi. Kita pakai mobil PCR karena itu laboratorium sekalian. Nggak usah bikin bangunan dan sebagainya dihitung hitung lebih murah,” ujarnya.
Ari Budi Santosa menambahkan, Laboratorium mobile lab PCR yang lebih banyak diparkir di Labkesda karena dimanfaatkan untuk memproses specimen swab. Sementara untuk pengambilan specimen dari pasien menurutnya lebih efisien dilakukan di Puskesmas terdekat dengan specimen swab di kirim ke lab mobile PCR atau dikirim ke Lab RSUD Sayidiman. Langkah tersebut dikarena dinilai lebih efisien dibandingkan mendatangkan lab mobile PCR di lokasi tracing covid 19. Ketersediaan sumber daya juga masih menjadi kendala jika lab mobile PCR dibawa keliling karena untuk mengoperasikan lab mobile PCR dibutuhkan daya watt hingga 5.000 watt.
“Dipikir mobil PCR itu untuk melakukan pemeriksaan, mobil PCR itu laboratorium. Mengolah hasil pemeriksaan mereka specimennya dibawa. Pengertian mobile karena ada rodanya bisa bergerak bisa dipindah pindah, kalau bangunan kan tidak bisa dipindah, Ketika ada banyak yang perlu di tracing. Sekarang kan ada puskesmas, cukup puskesmas itu datang ke rumahnya specimen itu dibawa ke lab mobile PCR ,” imbuhnya.
Menurut Ari adanya sejumlah pertanyaan yang menyatakan lab mobile lebih banyak di parkir di Labkesda karena sejumlah Kendala operasional yang telah dijelaskan.
Pemerintah Kabupaten Magetan pada Bulan Oktober 2020 membeli laboratorium PCR mobile seharga Rp 3,8 miliar rupiah. Mobile container laboratorium real time PCR BSL 2 milik Pemkab Magetan ini dilengkapi 2 unit PCR yang mampu menangani 500 sample uji swab dalam sehari.(DmS)

Baca Juga:  Pria Asal Madiun Diamankan Polisi Ponorogo Saat Menjual Serbuk Petasan.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM