Connect with us

Pendidikan

Bakesbangpol Magetan Sosialisasi Seleksi Paskibraka 2026 Melalui Aplikasi, Libatkan 70 Sekolah

Published

on

Bakesbangpol Magetan Sosialisasi Seleksi Paskibraka 2026 Melalui Aplikasi, Libatkan 70 Sekolah

 

RASI MEDIA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Magetan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Transparansi Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti perwakilan SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Magetan dengan total 70 peserta sekolah.

Staf Bakesbangpol Kabupaten Magetan penanggung jawab kegiatan, Sari, mengatakan bimtek tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara panitia dan pihak sekolah terkait mekanisme seleksi. “Total peserta ada 70 sekolah. Kami meminta masing-masing sekolah menghadirkan satu guru pembina dan dua siswa. Siswanya boleh mantan Purna Paskib atau siswa yang akan didaftarkan sebagai calon anggota Paskibraka,” ujar Sari.

Ia menegaskan, tidak ada perubahan signifikan dalam sistem rekrutmen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun Bakesbangpol sengaja menggelar bimtek lebih awal agar tidak terjadi miskomunikasi. “Rekrutmen sebenarnya tidak ada perubahan. Hanya tahun ini kami melaksanakan bimtek lebih awal dan mengundang semua sekolah. Yang belum hadir hari ini bisa mengikuti sesi berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Mengenal Tari Puputan Dari SMPN 1 Plaosan Magetan, Bersyukur Atas Karunia Bambu Yang Subur.

Menurut Sari, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). “Pendaftaran administrasi semuanya melalui online. Aplikasinya dari BPIP dan aturan dasarnya juga dari sana. Minggu lalu kami mengikuti bimtek dari BPIP, kemudian minggu ini kami melaksanakan bimtek di tingkat kabupaten,” terangnya.

Ia menambahkan, meski syarat umum masih sama seperti tahun lalu, sistem dalam aplikasi kini lebih detail. Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan seperti Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), parade, dan wawancara. “Di situ nanti akan kami lebih detailkan. Sesuai dengan judulnya, aplikasi transparansi, kami ingin proses lebih terbuka dan peserta menghasilkan yang terbaik,” katanya.

Baca Juga:  DLH Magetan Turun Tangan Terkait Keluhan Debu dan Air Buangan Panas PG Poerwodadie, Laporan Warga Dinilai Lebih ke Arah Tuntutan Sosial

Bakesbangpol juga berharap seleksi tahun 2026 mampu melahirkan perwakilan dari setiap kecamatan di Magetan. “Harapan kami ada perwakilan dari masing-masing kecamatan, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri. Nantinya mereka juga akan diangkat menjadi kader Pemuda Pancasila dan dilantik di akhir tahun,” tambah Sari.

Baca Juga:  Sempat Kabur Ke Lampung, Pelaku Pencabulan di Magetan Diamankan Polisi

Terkait sasaran ke tingkat nasional, Sari menyebut BPIP mengarahkan setiap kabupaten/kota untuk mengirimkan tiga pasang peserta, yakni tiga putra dan tiga putri. Selama ini, Magetan rutin mengirimkan perwakilan ke tingkat provinsi, namun belum pernah menembus tingkat nasional. “Harapannya dengan seleksi yang lebih ketat dan transparan, Magetan tidak hanya lolos provinsi tetapi bisa sampai nasional,” ungkapnya.

Untuk persyaratan umum, calon Paskibraka harus Warga Negara Indonesia dan berusia minimal 16 tahun serta maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2026. Selain itu, tinggi badan minimal bagi peserta putra 170 sentimeter dan putri 165 sentimeter.

 421 total views,  3 views today