News
Ada 3 SPPG yang Berhenti Beroperasi di Magetan Karena Anggaran Belum di Transfer.
Published
2 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Tiga SPPG di Kabupaten Magetan, Jawa Timur yaotu SPPG Baron, SPPG Ndoyo dan SPPG Purwodadi menghentikan sementara pengiriman menu Makan Bergizi Gratis bagi siswa sekolah dan guru. Ketua Satgas Percepatan/Pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan Welly Kristanto, mengataka, penghentian sementara pelayanan tiga SPPG dikarenakan belum cairnya anggaran dari BGN. “ Off karena transfer dana belum sampai.Kaitannay dengan transfer itu kewenangan BGN. Yang berhenti sementara untuk pelayanan MBG ada 3 SPPG,” ujarnya ditemui di GOR Ki Mageti usai kegiatan peringatan HUT SMKN 1 Magetan Senin (2/2/2026).
Welly menambahkan, pemerintah daerah hanya bisa menunggu keputusan BGN terkait pencairan anggaran operasional untuk 3 SPPG. Sementara ini pekerja di 3 SPPG juga diliburkan kerja. “ Daerah hanya memfasilitasi terkait pelaksanaan. Kita hanya bisa menunggu. Meski rekanan itu siap nalangin itu tidak boleh. Tetep harus nunggu,” imbuhnya.
Welly memastikan dari 42 SPPG yang ada di Magetan hanya 3 yang berhenti sementra memberikan pelayanan. Pelayanan SPPG akan dilaksnakankembali jika dipastikan BGN telah melakukan pencairan. “ Dari 42 SPPG yang ada di Magetan 3 yang berhenti sementara. Berikut terima (anggaran) baru dilanjutkan lagi,” ucapnya.
Pantauan di SDN Baron 2, sejumlah siswa terlihat membawa dan menyantap bekal dari rumah yang mereka bawa. . Aliva, siswi kelas 1 SDN Baron 2, tampak asyik menyantap nasi goreng yang dibawanya sendiri. Kepala SDN Baron 2, Anjar Rokhani, mengaku menerima pemberitahuan dari pihak SPPG Baron pada Minggu (1/2) bahwa layanan MBG dihentikan sementara. SPPG Baron diketahui berjarak sekitar 30 meter dari sekolah. “ Karena pulangnya siang, kami beritahu orang tua untuk membawakan bekal kepada siswa. Biasanya kami menerima MBG pukul 07.30 WIB, jadi ada yang dibawakan dari rumah dan ada juga yang diantar ke sekolah saat jam istirahat,” kata Anjar.
696 total views, 3 views today
You may like

Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Andi Putra dan Jejak Generasi Ketiga Roti Bolu Desa Nitikan.

Bagian Dalam Mulut Bayi Berusia 5 Hari di Magetan Lebam, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan.

Jelang Ramadhan, Harga Mawar Naik 7 Kali Lipat, Pedagang Bunga Tabur Makam di Pasar Sayur Magetan Tetap Jual Rp 10.000

PSMTI Kabupaten Magetan Gelar Perayaan Imlek Secara Sederhana, Tekankan Pererat Tali Silaturahmi dan Ajak Warga Tionghoa Berperan Melalui Kegiatan Sosial

Jembatan Sungai Jabak Ambrol, Warga Ponorogo Buat Kereta Gantung Untuk Menyeberang ke Trenggalek.

Camat Kartoharjo Minta BBWS DAS Solo Bersihkan Rumpun Bambu yang Sumbat Aliran Sungai Ulo, Cegah Banjir di Musim Hujan.


