Connect with us

News

Ada 110 Jemaah Umroh Magetan yang Berada di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Kondisi Mereka Aman Ditengah Memanasnya Konflik Israil dan Timur Tengah.

Published

on

Ada 110 Jemaah Umroh Magetan yang Berada di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Kondisi Mereka Aman Ditengah Memanasnya Konflik Israil dan Timur Tengah.

RASI MEDIA – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan,  memastikan 110 jamaah umroh asal Magetan yang saat ini berada di Tanah Suci dalam kondisi aman di tengah memanasnya konflik Israel dan Timur Tengah.  Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan, hingga kini masih ada jamaah umroh asal Magetan yang belum menyelesaikan rangkaian ibadahnya. “Kalau jamaah umrah Kabupaten Magetan saat ini memang masih ada yang di sana. Kebetulan umrahnya memang belum selesai,” ujar Ida, Selasa (3/3/2026).

Ia menyebutkan, setidaknya ada dua biro travel yang telah berkomunikasi langsung dengannya. Pertama, biro travel milik Yufu Rohman yang saat ini masih mendampingi jamaah di Tanah Suci dan dilaporkan dalam kondisi aman. Selain itu, ada pula biro travel milik Siti Julaika yang juga masih berada di Arab Saudi bersama sejumlah jamaah Magetan. Program umroh yang mereka jalani berdurasi satu bulan sehingga belum memasuki masa kepulangan.  “Informasi yang saya terima, ibadah umrahnya berjalan lancar, aman-aman saja dan tidak ada kendala,” tegasnya.

Baca Juga:  4.505 Warga Disabilitas masuk DPT, KPU Magetan Pastikan TPS Pemilu 2024 di Magetan Ramah Disabilitas.

Meski demikian Ida mengakui terdapat potensi kendala pada jadwal kepulangan. Beberapa jamaah yang sudah mendekati waktu pulang tertunda mengalami penerbangan. “Ada beberapa yang kepulangannya ditunda karena penerbangan. Tapi secara keseluruhan pelaksanaan ibadah di sana masih aman,” jelasnya.

Terkait tanggung jawab atas tertundanya penerbangan, Ida menyebut maskapai penerbangan juga bertanggung jawab sesuai kebijakan yang berlaku, di samping koordinasi dengan agen perjalanan.

Baca Juga:  Pendaki Yang Tewas Di Puncak Gunung Lawu Diduga Terpeleset, Naik Lewat Pos Cemoro Sewu Tapi Tak Terdeteksi

Berdasarkan laporan dari Kanwil Jawa Timur yang ia terima Selasa pagi , tercatat 110 jamaah asal Magetan sedang melaksanakan ibadah umrah. Namun, rincian detail keberangkatan dari masing-masing perjalanan masih dalam proses pendataan. “Angka 110 itu saya dapatkan pagi ini. Rinciannya mana saja saya belum mendapatkan informasi lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri melalui edaran tertanggal 1 Maret 2026 yang ditujukan kepada Kementerian Haji mengimbau seluruh biro perjalanan untuk menunda keberangkatan umrah hingga waktu yang belum ditentukan. “Per 1 Maret sudah ada himbauan untuk tertundanya pemberangkatan umrah karena kondisi Timur Tengah seperti ini,” terang Ida.

Baca Juga:  Tembang Kecil untuk Besarnya Cita-Cita Anak TK dan PAUD di Magetan dari Guru Niken Salindri.

Ia mengakui, bulan Ramadhan biasanya menjadi momen favorit umat Islam untuk menunaikan ibadah umroh sehingga jumlah calon jamaah yang hendak berangkat cukup banyak. Namun, untuk sementara waktu, keberangkatan diminta menunda mengikuti edaran tersebut.

Terkait persiapan ibadah haji, Ida menyebut hingga kini belum ada instruksi khusus dari kementerian terkait perubahan jadwal. Jamaah haji asal Magetan diselenggarakan masuk kloter 20 dan 21 dengan keberangkatan pada 26 April 2026. Sementara kloter pertama diselenggarakan masuk asrama haji pada 21 April 2026. Kabupaten Magetan sendiri mendapatkan kuota 530 jemaah haji yang dipastikan berangkat haji tahun ini.

 

 

 1,057 total views,  15 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *