RASI FM – Talut irigasi di Dusun Kuren, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan,Kabupaten Magetan, ambrol pada Hari Kamis siang karena tidak mampu menahan derasnya air hujan yang mengguyur Kabupaten Magetan. Hari Karyanto salah perangkat Desa Dadi mengatakan, ambrolnya saluran irigasi di Dukuh Kuren dikarenakan tidak mampu menahan air yang turun dengan deras pada Hari Kamis pukul 12:00 Siang dimana lokasi talut irigasi yang ambrol merupakan pertemuan irigasi dari Dukuh Pakel dan Dukuh Nggemutri.
Hari Karyanto menambahkan, ambrolnya saluran irigasi membuat air yang bercampur material tanah langsor menerjang 15 rumah warga yang berada di bawah saluran irigasi. Banjir bandang juga membuat belasan kebun sayur warga mengalami kerusakan.
“Jam 12 lebih turun hujan deras, akhirnya talut aliran irigasi tidak muat, jebol akhirnya dampaknya 15 rumah warga terendam air, Tingginya tebing sekitar 30 meter,” ujarnya.
Sementara Camat Plaosan Dian Maheru Robi mengatakan, banjir bandang yang menggenangi 15 rumah warga juga berasl dari belasan sambungan pipa air swadaya masyarakat yang ambrol. Dari hasil cek lapangan yang dilakukan ada belasan pipa air warga yang putus. Belasan pipa air swadaya masyarakat tersebut dialirkan ke 4 desa yaitu yaitu Desa Pacalan, Plaosan, Nggetasanyar dan Desa Sidomulyo.
“Sementara pipa air minum mandiri masyarakat kita cek lingkungan mana saja yang putus. Air ini dari putusnya pipa air minum mandiri masyarakat kita koordinasi dengan desa sebelah agar pipa bisa diperbaiaki. Kalau longsor kita cek lokasi dulu kalau perlu dikasih bantalan pasir dan dak kita upayakan. Untuk pipa air minum ada 4 desa yaitu Desa Pacalan, Plaosan Nggetas Nayar da Desa Sidomulyo,” katanya. (DmS)