RASI MEDIA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp10 miliar pada tahun 2026 untuk pengembangan Sirkuit Suryo di Kabupaten Magetan. Bantuan ini difokuskan untuk peningkatan fasilitas agar sirkuit memenuhi standar dan dapat digunakan untuk berbagai event balap.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa dukungan anggaran tersebut diarahkan untuk pembenahan infrastruktur utama sirkuit.
“Kita support melalui BKK untuk pengembangan sirkuit ini agar lebih berstandar dan siap digunakan untuk berbagai agenda,” ujarnya.
Ia merinci, anggaran tersebut akan digunakan untuk perbaikan kualitas lintasan melalui overlay aspal, pembangunan tribun penonton, serta penataan kawasan pendukung lainnya. Menurutnya, peningkatan ini penting agar sirkuit tidak hanya layak digunakan komunitas lokal, tetapi juga mampu menarik event skala lebih besar.
“Perlu dilakukan overlay pada lintasan, kemudian pembangunan tribun dan fasilitas pendukung lainnya supaya lebih representatif,” jelasnya.
Khofifah menegaskan, pengembangan sirkuit ini tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi baru. Kehadiran sirkuit diharapkan mampu menarik wisatawan sekaligus menghidupkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
“Kalau ini berkembang menjadi destinasi wisata, maka UMKM akan ikut bergerak. Ini bisa menjadi sentra olahraga sekaligus sentra ekonomi baru bagi masyarakat,” paparnya.
Selain itu, ia berharap fasilitas yang lebih baik dapat mendorong lahirnya pembalap-pembalap muda dari Magetan. Dengan adanya sirkuit yang memadai, pembinaan atlet balap bisa dilakukan lebih terarah sejak usia dini.
“Harapannya dari sini akan lahir raider-raider berprestasi bahkan hingga tingkat dunia,” pungkasnya.