Connect with us

Politik & Pemerintahan

Overload, DLH Magetan Tetap Paksakan Layani Pembuangan Sampah di Jalan Tengah TPA Milangasri.

Published

on

Timbulan Sampah Lebaran Naik, DLH Magetan Soroti Perilaku Masyarakat

 

RASI MEDIA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan, Saif Muchlisaun, menegaskan TPA Melangseri hingga kini masih digunakan untuk menampung sampah dari berbagai sumber, mulai dari permukiman warga, fasilitas publik, lokasi wisata, pasar hingga terminal. Meski kondisinya sudah overload, layanan pengelolaan sampah tidak bisa dihentikan. “Masih di Melangseri. Walaupun sudah overload, tetap kita manfaatkan karena tidak mungkin kita tutup,” ujarnya.

Baca Juga:  Magetan Usulkan Tujuh Formasi Dokter Spesialis dalam Rekrutmen CPNS 2026, Perkuat Layanan RSUD

Menurutnya, keterbatasan lahan membuat pengelola harus memanfaatkan area yang tersisa, termasuk akses jalan di dalam TPA sebagai lokasi timbunan baru. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kapasitas TPA sudah mencapai batas maksimal. “Sekarang sudah sampai ke jalan. Jadi jalan di dalam TPA kita gunakan sebagai timbunan baru, meskipun ini tidak akan bertahan lama,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi TPA Melangseri saat ini sudah mengarah darurat sehingga penanganannya dilakukan dengan sangat hati-hati. Sejumlah area bahkan diberi pembatas karena terdapat jaringan atau infrastruktur di atasnya yang tidak boleh terganggu. “Kita buat garis pembatas. Ada area yang tidak boleh ditimbun karena di atasnya ada jaringan, jadi petugas harus ekstra hati-hati,” tegasnya.

Baca Juga:  Masih Minim Pasien yang Memanfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Puskesmas Panekan Jemput Bola Layanan.

Saif juga memastikan pihaknya terus berkoordinasi agar pelayanan sampah kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski dalam keterbatasan. Ia berharap tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan di tengah kondisi TPA yang sudah penuh. “Kami tetap layani masyarakat, tapi petugas kami minta ekstra hati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ini Cara SMK Yosonegoro Peringati HUT ke 29 di Masa Pandemi

Terkait solusi jangka panjang, Saif mengungkapkan pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan TPA baru ke pemerintah pusat sejak tahun 2020. Usulan tersebut terus diajukan setiap tahun hingga akhirnya mendapat respons. “Perencanaan TPA baru nantinya akan diambil alih oleh pusat. Kemungkinan dibangun pada 2027,” pungkasnya.

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM