RASI MAGETAN – Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko memberikan dukungan kepada Avan Ferdiansyah Hilmi (19), pemuda berprestasi asal Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo yang diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ditemui di Pringitan dia mengatakan, Avan telah dia undang secara khusus ke rumah dinas bersama kedua orang tuanya. “Kemarin kita undang kesini bersama kedua orang tuanya. Anak ini luar biasa. Saya bangga dengan semangat Avan. Di tengah keterbatasan perekonomian orang tua dia tetap bisa berprestasi dan saat ini diterima di ITB dari jalur SNBP. Ini adalah contoh nyata bahwa hasil itu tidak mengkhianati tekad dan usaha,” ujarnya Selasa (15/7/2025).
Kang Giri sapaan akrab Bupati Ponorogo tersebut juga memastikan menjamin kebutuhan biaya yang dibutuhkan Avan. Dia mengaku akan membiayai seluruh kebutuhan pendidikan Avan selama kuliah di ITB. “Ini tanggung jawab kita bersama, Ponorogo harus menjadi rumah bagi para pemuda hebat seperti Avan. Tidak boleh ada anak cerdas yang gagal kuliah hanya karena masalah ekonomi di Ponorogo,” imbuhnya.
Sementara Lurah Mangkujayan, Khoirul Anam, ditemui di ruang kerjanya mengaku jika meski kedua orang tua Avan dari keluarga kurang mampu namun tidak masuk dalam DTKS. Dia mengaku tidak tahu pasti permasalahan mengapa keluarga Eko Yudianto tidak bisa masuk data DTKS. “Kalau sebelumnya kita tifak tahu mengapa tidak masuk DTKS. Tapi infonya sudah diusulkan tapi tidak masuk ke data,” katanya.
Dia memastikan jika saat ini pihaknya telah melakukan pengusulan terhadap keluarga Eko Yudianto untuk masuk data DTKS. “Kalau saat ini kita sudah mengusulkan data DTKS untuk keluarga Avan. Saat ini masih progres,” ucapnya. (DmS)