Connect with us

Ekonomi&UMKM

Omset Turun 50 Persen, Pengrajin Lempeng di Magetan Naikkan Harga Rp 2.000 Untuk Ganti Minyak Goreng.

Published

on

Omset Turun 50 Persen, Pengrajin Lempeng di Magetan Naikkan Harga Rp 2.000 Untuk Ganti Minyak Goreng.

Rasi Fm – Memasuki bulan Ramadhan sejumlah pengrajin lempeng di Dukuh Banjar Mlati Desa Sukowinangun Kabupaten Magetan mengaku mengalami penurunan pemasaran hingga 50 persen. Tugini salah satu pengrajin lempeng mengaku setiap memasuki bulan ramadhan biasanya permintaan pasar akan lempeng menurun hingga 50 persen. Para pengrajin yang berjumlah 19 kepala keluarga di Banjar Mlati mengaku banyak yang pasrah dengan keadaan tersebut, Sebagian bahkan libur tidak membuat lempeng untuk menghindari kerugian.
Tugini menambahkan, sepinya permintaan lempeng di barengi dengan kenaikan minyak goreng membuat para pengrajin lempeng memilih menaikkan harga jual lempeng mereka sebanyak Rp 2.000. Kenaikan tersebut menurut Tugini tak sesuai dengan kenaikan harga minyak goreng curah yang hampir 3 kali lipat. Kenaikan harga menurut Tugini untuk mengganti kenaikan minyak goreng curah yang sempat mencapai Rp 25.000 dan saat ini harga minyak goreng curah mencapai Rp 20.000.
“Kita naikan harganya, kemarin harga lempeng itu 150 biji Rp 22.000 sekarang kita naikkan Rp 24.000, Kita naikkan untuk mengganti kenaikan harga minyak, sekarang minyak curah sudah Rp 20.000 per liter,”
Meski terdampak kenaikan harga minyak goreng namun Tugini mengaku belum mendapat bantuan langsung tunai minyak goreng yang sudah disalurkan pemerintah sejak hari Senin lalu. (DmS)

Baca Juga:  Permintaan Pembangunan Proyek Senilai 139 Juta Kepada Kasun Desa Taji Tidak Masuk Dalam Pemeriksaan Tim Khusus Inspektorat Magetan

 247 total views,  3 views today