Politik & Pemerintahan
Nelayan Masih Hadapi Ancaman Perubahan Iklim dan Praktik Ilegal Fishing, Riyono: Negara Harus Hadir.
Published
1 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Riyono, menegaskan negara harus hadir melindungi dan menyejahterakan nelayan dalam momentum Hari Nelayan Nasional yang diperingati setiap 6 April. “Hari Nelayan Nasional ini harus menjadi momentum refleksi bagi kita semua. Nelayan bukan sekadar profesi, tetapi penjaga kedaulatan pangan laut kita,” ujar Riyono.
Ia menekankan, tema “Pangan Biru dan Nelayan Kuat, Indonesia Berdaulat” menunjukkan pentingnya peran nelayan sebagai penyedia sumber pangan berkelanjutan sekaligus penguat kedaulatan pangan nasional. “Dalam konteks pangan biru, peran nelayan semakin vital sebagai penyedia sumber gizi yang sehat dan berkelanjutan bagi bangsa. Negara wajib hadir memberikan perlindungan, kepastian usaha, dan peningkatan kesejahteraan bagi mereka,” tegasnya.
Riyono juga menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi nelayan di lapangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan hingga ancaman perubahan iklim dan praktik illegal fishing. “Masih banyak nelayan kita yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses permodalan, fluktuasi harga hasil tangkapan, sampai ancaman perubahan iklim dan illegal fishing yang merugikan,” ungkapnya.
a mendorong pemerintah untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada nelayan kecil, termasuk kemudahan akses bahan bakar dan subsidi alat tangkap ramah lingkungan.“Penguatan koperasi nelayan penting agar mereka memiliki posisi tawar yang lebih baik di pasar,” ujarnya.
Selain itu, Riyono juga menekankan pentingnya modernisasi sektor perikanan yang dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan.“Modernisasi sektor perikanan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan, mulai dari pelatihan teknologi tangkap, pengolahan hasil laut, hingga digitalisasi pemasaran,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya perlindungan sosial bagi nelayan, termasuk jaminan asuransi dan perlindungan saat cuaca ekstrem.“Nelayan kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan nelayan yang kuat dan ekosistem pangan biru yang baik, saya yakin Indonesia bisa semakin berdaulat secara pangan dan ekonomi maritim,” pungkasnya.
119 total views, 3 views today


