Connect with us

Ekonomi&UMKM

Mengenal Jeruk Jawa, Yang Melanglang Hingga Negara India, Thailand dan Chili dari Desa Bibis.

Published

on

Mengenal Jeruk Jawa, Yang Melanglang Hingga Negara India, Thailand dan Chili dari Desa Bibis.

Rasi Fm – Siapa sangka jika Desa Bibis merupakan sentra Jeruk sejak tahun 1970an. Kepala Desa Bibis Sudarman mengatakan, ada satu jenis jeruk didesanya yang paling dicari pembeli yaitu jeruk Jawa. Dia mengaku tidak tahu pasti darimana jenis jeruk tersebut, karena bibit tersebut berawal dari tanaman jeruk milik neneknya yang dikembangkan sejak tahun 1971. Keistimewaan jeruk Jawa adalah memiliki rasa manis dengan kadar air tinggi serta memiliki warna merah cerah dengan kulit yang tipis dan daging buah yang tebal. Istimewanya lagi jeruk jawa mampu memiliki berat 4 sampai 5 kilogram.
“ Cuma ada satu pohon punya nenek. Saya inisiatif mencangkok menggunakan pelepah pisang. Saya juga dimarahi bapak saya karena menanam 6 pohon ditengah kebun tidak dipinggir. Setelah panen, panen pertama itu laku Rp 100.000. Seratus ribu itu jaman dulu sudah banyak,” ujarnya.
Sudarman menambahkan, keistimewaan jeruk jawa bahkan sampai ke Negara India, Thailand bahkan sampai ke Negara Chili Amerika Selatan. Dia mengaku diundang ke Negara Negara tersebut untuk mengisi materi terkait pengembangan potensi jeruk yang ada di desanya pada tahun 2011 lalu. Hampir 70 persen lahan di Desa Bibis ditanami berbagai macam jeruk oleh warga karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi dimana 1 buah jeruk Jawa mempunyai harga 6 hingga 10 ribu rupiah.
“Pedagang jeruk itu katanya tidak laku, setelah tahu rasanya justru itu yang laku sampai saya didatangi orang India, orang Thailand sampai Chili itu kesini semua lihat jeruk. Setelah saya datang ke India shotingnya orang disana itu diperlihatkan semua. Saya mempraktekkan menanam jeruk pertama kali kedua kali sampai berbuahnya itu bagaimana saya jelasakan semua,” imbuhnya.
Di Desa Bibis sendiri saat ini ada 16 jenis jeruk yang diupayakan warga. Kades Bibis Sudarman berharap panen raya jeruk Bulan Mei menjadi moment kebangkitan kembali Jeruk Jawa didesanya untuk kembali dikembangkan dan dikenal dunia. (DmS)

Baca Juga:  Pengusaha Kulit Magetan, Olah Kulit jadi Kerupuk Rambak.

 319 total views,  6 views today