RASI FM – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Magetan menggelar kegiatan pemeriksaan kanker payudara dan kanker servik untuk menggugah kesadaran perempuan di Kabupaten Magetan agar waspada dini dan terhindar dari penyebab pertama kematian di Indonesia tersebut. Kepala Bidang KB Dinas PPKBP3A Kabupaten Magetan Elvi Margalina Kartikalini mengatakan, keigatan pemeriksaan dini kanker payudara dan servik dilakukan karena masih minimnya pemahaman perempuan di Magetan terhadap gejala kanker tersebut. Mayoritas penderita kanker terdeteksi sudah dalam stadium lanjut, padahal dengan mengetahui secara dini gejala kanker upaya pencegahan bisa dilakukan.
”Pas ketahuan itu diagnosaya sudah stadium akhir, Kita lengkap untuk pemeriksaanaya karena CA mama ini deteksinya harus cepat, deteksi dini terhadap kanker payudara pemeriksaannya harus secara rutin karena cepat perkembangannya dan kasusnya di Magetan sudah banyak. Kalau kanker service setahun sekali,” ujarnya.
Dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan kanker payudara dan servik Dinas KB bekerja sama dengan Dharma Wanita Kabupaten Magetan dalam rangka HUT ke 25. Sebanyak 162 perempuan mendapat kesempatan periksa lengkap pencegahan dini terhadap kanker payudara dan servik secara gratis. Selain minim kesadaran terhadap pemeriksaan untuk mencegah kanker payudara dan servik, mahalnya biaya pemeriksaan dan masih minimnya peralatan pemeriksaan di Magetan masih menjadi kendala untuk pencegahan dini terhadap kanker payudara dan servik.
“Kanker yang menimbulkan kematian di Indonesia itu kanker payudara baru kanker servik. Disini sarananya masih kurang ditengah minimnya kesadaran masyarakat. Mau periksa jauh ke dokter spesialis juga jauh kalau disini kita mendekatkan pelayanan,” imbuhnya.
Tahun 2024 Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Magetan telah melakukan kegiatan sosial pemriksaan kanker payudara dan servik kepada 1.700 perempuan di Magetan bekerja sama dengan PKK Desa di 14 kecamatan secara gratis. (DmS)