Connect with us

News

Jelang Perayaan Larung Tumpeng, Pelaku Wisata Minta Pemerintah Daerah Lakukan Penertiban dan Penataan di Sarangan.

Published

on

Jelang Perayaan Larung Tumpeng, Pelaku Wisata Minta Pemerintah Daerah Lakukan Penertiban dan Penataan di Sarangan.

RASI FM – Pelaku wisata di Telaga Sarangan meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk melakukan penataan terhadap fasilitas dan pedagang nakal yang memanfaatkan space di pinggir telaga sarangan. Ketua PHRI Kabupaten Magetan Sunardi mengatakan, sejumlah permasalahan seperti sampah serta keberadaan bangku yang berada di pinggir telaga Sarangan menurutnya harus disikapi dengan tegas oleh pemerintah daerah melalui instansi terkait. Keberadaan bangku yang berada di pinggir telaga yang dikomersilkan oleh sejumlah pedagang menurutnya menjadi keluhan bagi pengunjung dan pelaku wisata lainnya karena mengambil space untuk pejalan kaki yang membuat pengunjung kesulitan untuk menikmati pemandangan telaga Sarangan. Dia mengaku telah meminta kepada satpol PP untuk menertibkan hal tersebut, sayangnya tidak ada tindakan dari petugas.

Baca Juga:  Korban Tewas Kakak Beradik di Tol Ngawi Mudik Untuk Selamatan 1000 Hari Ibu Mereka.

”Sudah kami tertibkan, kami minta sabtu dan Minggu Satpol PP untuk patroli agar pedagang tertib, tetapi tidak pernah ada alasannya kekurangan personil. Dulu ditertibkan agar jalannya luas, tetapi kembali karena tidak ada penertiban oleh Satpol PP,” ujarnya.

Baca Juga:  Dari Kresek Jadi Tas: Ibu-Ibu Magetan Sulap Plastik Jadi Bernilai

Sunardi menambahkan, terkait permasalahan sampah yang berserakan di pinggir telaga menurutnya dikarenakan tidak adanya tempat sampah di sekitar Telaga Sarangan sehingga wisatawan terpaksa membuang sampah dipinggir telaga. Pemerintah daerah juga tidak memasang rambu-rambu larangan membuang sampah di pinggir telaga yang membuat kondisi kebersihan Telaga Sarangan memprihatinkan. Dia memastikan para pedagang telah memiliki sampah di masing masing tempat mereka untuk menampung sampah milik mereka sendiri. Dia berharap Dinas Pariwisata bisa bersinergi dengan para pelaku wisata untuk menjaga kebersihan telaga Sarangan. Pelaku wisata di Telaga Sarangan rencananya akan melakukan kegiatan bersih bersih lingkungan telaga sebelum pelaksanaan kegiatan budaya larung tumpeng.

Baca Juga:  Kreatif di Masa Pandemi Covid 19, TKSK Kabupaten Magetan Mendapat Penghargaan Gubernur.

”Hari jumat depan seluruh pelaku wisata akan melakukan kerja bhakti bersih-bersih seluruh kelompok untuk menertibkan seperti semula,” imbuhnya.

Kegiatan larung sesaji merupakan bentuk kegiatan untuk mengingat kepada leluhur warga Kelurahan Sarangan yang menginginkan kondisi ayem tentrem kerto raharjo bagi warga Kelurahan Sarangan. (DmS)

VISUAL NEWS klik

 470 total views,  3 views today