Connect with us

Pendidikan

GTK SMAN 2 Magetan Terima Bantuan Rutilahu, Hardiknas 2026 Jadi Momen Penuh Haru

Published

on

GTK SMAN 2 Magetan Terima Bantuan Rutilahu, Hardiknas 2026 Jadi Momen Penuh Haru

GTK SMAN 2 Magetan Terima Bantuan Rutilahu, Hardiknas 2026 Jadi Momen Penuh Har

RASI MEDIA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 membawa kebahagiaan tersendiri bagi Hadi Sunarwan, Tenaga Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) asal SMAN 2 Magetan. Hadi menerima bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Melalui program sosial tersebut, rumah Hadi di Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, yang selama puluhan tahun berada dalam kondisi memprihatinkan kini berubah menjadi hunian sehat, layak, dan nyaman untuk keluarganya.

Baca Juga:  Guru Penggerak di Magetan Perkenalkan Kalender Jawa Dalam Giat Gelar Inovasi Guru.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan renovasi senilai Rp25 juta secara simbolis melalui Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Ponorogo–Magetan. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi pemerintah terhadap dedikasi tenaga kependidikan.

Hadi Sunarwan mengaku haru dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai jawaban atas doa panjang keluarganya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, Dinas Pendidikan Jatim, dan Bapak Maskun selaku Kacabdindik. Rumah yang dulu memprihatinkan kini sudah layak dan menjadi hunian idaman keluarga kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Tahap Kedua 2.200 Guru di Magetan Akan Mendapat Vaksin

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo–Magetan, Maskun, S.Pd., M.M., menegaskan program Rutilahu menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian kepada insan pendidikan yang membutuhkan dukungan sosial.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Gubernur Jawa Timur. Program ini sangat penting karena manfaatnya langsung dirasakan oleh GTK. Harapannya, sinergi seperti ini terus berlanjut sehingga jangkauan bantuan bisa semakin luas,” jelas Maskun.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Magetan, Asmaul Kusnah, S.Pd., M.Pd., mengatakan bantuan hunian layak tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga mampu meningkatkan semangat dan kesejahteraan psikologis tenaga kependidikan.

Baca Juga:  Peringati Hari Guru, Bupati Magetan Pilih Ngontel dan Mengajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta Cabdindik Wilayah Ponorogo–Magetan. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi GTK untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam dunia pendidikan,” tuturnya.

Program renovasi rumah bagi tenaga kependidikan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi bantuan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian sosial di lingkungan pendidikan Jawa Timur.

 244 total views,  6 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *