Connect with us

News

Gelar Icip Jeruk Pamelo, Dinas Pertanian Magetan Telah Patenkan 3 Jenis Jeruk Khas Magetan.

Published

on

Gelar Icip Jeruk Pamelo, Dinas Pertanian Magetan Telah Patenkan 3 Jenis Jeruk Khas Magetan.

RASI FM – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Magetan menggelar kegiatan lomba dan icip jeruk pamelo yang dikembangkan oleh masyarakat petani. Kepala Dinas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Magetan Uswatun Chasanah mengatakan, ada 3 kategori kegiatan yaitu penilaian jeruk peserta lomba, icip icip dan bazar jeruk pamelo. Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Buah Srogo tersebut diikuti oleh 71 peserta. Adapun jenis jeruk yang diikut sertakan oleh peserta diantaranya adalah pamelo, bali merah, srinyonya, adas serta sejumlah jenisa lainnya. ”ada 3 kategori kegiatan yaitu penilaian jeruk peserta lomba, icip icip dan bazar jeruk pamelo. Pesertanya diikuti oleh 71 peserta.,” ujarnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Sementara Jalur Pendakian Gunung Lawu.

Uswatun Chasanah menambahkan untuk meningkatkan kualitas jeruk pamelo Dinas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kaabupaten Magetan telah mematenkan 3 jenis jeruk ke Kementerian Pertanian yaitu jeruk srinyonya, jeruk pamelo Magetan dan Jeruk Pamelo sayutan. Dengan adanya penetapan dari Kementerian Pertanian diharapkan pengembangan jeruk di Magetan akan lebih berkembang. ”Ada 3 jenis jeruk yang ditetapkan oleh Kementerian dan ini yang baru kita usulkan adalah ada jeruk pamelo Sayutan. Dengan adanya penetapan ini bisa dikembangkan sebagai jeruk khas Magetan,” imbuhnya.“

Baca Juga:  Semua Guru Telah Divaksin, Magetan Tetap Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pemberlakuan PPKM Level 4

Kegiatan lomba dan icip jeruk pamelo di Magetan juga sebagai apresiasi kepada petani jeruk yang tetap bertahan meski kekeringan di tahun 2017 lalu menimbulkan kerugian yang cukup besar sehingga banyak jeruk petani yang mati. Dari pendataan tahun 2024 jumlah pohon jeruk sebanyak 380.000 batang pohon tersebar di sejumlah kecematan . ”Tahun 2017 kemarin kemarau Panjang sehingga banyak pohon jeruk milik petani yang mati . Kegiatan ini kita dedikasikan kepada petani yang masih terus bertahan. Jumlah pohon data tahun 2024 sebanyak 380 ada nambangan, srinyonya, nambangan magetan, dan sekarang kita ajukan nambangan Sayutan,” ucapnya. (DmS)

Baca Juga:  Balon Udara Berpetasan di Ponorogo Lukai Warga, Petasan Meledak Saat Diamankan.

VISUAL NEWS klik

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM