Connect with us

News

Jelang Imlek Petani Jeruk Pamelo di Magetan Mulai Kebanjiran Pembeli.

Published

on

Jelang Imlek Petani Jeruk Pamelo di Magetan Mulai Kebanjiran Pembeli.

RASI FM – Menjelang hari raya imlek petani jeruk pamela di Desa Tambak Rejo mulai kebanjiran pembeli. Yusuf Sujatmiko salah satu petani jeruk mengatakan, pembelian jeruk pamleo di desanya mengalami peningkatan hingga 80 persen dibandingkan hari biasanya. “Ada peningkatan antara 70 sampai 80 persen dibandingkan hari biasanya,” ujarnya.

Jeruk pamelo di hari raya imlek digunakan sebagai salah satu sarana sembahyang di klenteng oleh pemeluk kong hucu. Jika di hari biasa harga satu jeruk pamelo dihargai Rp 6.000 hingga Rp 7.000 dimana di hari imlek harga jeruk pamelo berkisar Rp 10.000. ”Jeruk ini digunakan salah satu sarana untuk sembahyang, biasanya harga satu jeruk pamelo di hari biasa antara Rp 6.000 hingga Rp 7.000, di hari raya imlek bisa mencapai harga Rp 10.000,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dimasa Pandemi, Desa Sidowayah Hanya Terima 20 Pohon dari Calon Pengantin

Pemasaran jeruk pamelo dari Desa Tambakrejo tak hanya di sekitar Magetan bahkan pesanan juga datang dari Jakarta. ‘”hari biasa pesanan dari Bojonegoro, Cepu , Blora kalau di Hari Raya Imlek ada juga pesanan dari Jakarta,” ucapnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Magetan Apresiasi Upaya Peningkatan Kualitas Genetik Kambing Raja Farm.

Untuk menghasilkan buah jeruk pamelo yang berkualitas memenuhi pesanan kebutuhan hari raya imlek petani jeruk pamelo di Desa TambakRejo harus ektra merawat jeruk mereka karena di musim penghujan selain lalat buah sejumlah penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri sangat mudah menyerang tanaman jeruk Selain dengan menyemprotkan pestisida petani juga membungkus jeruk dengan plastic untuk emnghindari seranagn lalat buah. “Kita pakai obat semprot biar tidak lalat, kita juga bungkus dengan plastik untuk mengurangi lalat,” pungkasnya. (DmS).

Baca Juga:  Magetan Kembali Zona Merah, Ini Langkah Pemerintah Daerah

 281 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *