Connect with us

Pendidikan

Cerita Guru SDN Wates Magetan Gunakan Wayang dan Media Digital Untuk Mendekatkan Pelajaran Budaya Nusantara.

Published

on

Cerita Guru SDN Wates Magetan Gunakan Wayang dan Media Digital Untuk Mendekatkan Pelajaran Budaya Nusantara.

RASI FM – Guru di SDN Wates, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan memiliki cara unik untuk mengajak para siswa mempelajari kekayaan budaya nusantara melalui sarana pembelajaran mata pelajaran seni dan budaya dengan menggunakan wayang. Guru Kelas VI Bambang Kristanto mengatakan, wayang yang dinamakan wayang batara, atau budaya nusantara dilengkapi dengan barcode dimana siswa harus melakukan scan barcode untuk mengetahui sejarah dan latar belakang serta budaya dan destinasi wisata yang tergambar dari tokoh wayang yang ada. Dari barcode di tokoh wayang yang ada akan merujuk kepada video di youtube dimana anak anak akan mendapat pejelasan melalui tayangan media sosial tersebut. Cara tersebut ternyata banyak menarik minat dari siswa. “Wayang batara ini sebenarnya media pembelajaran membantu anak anak memproyeksikan tentang budaya budaya yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 34, SMKN 1 Magetan Gelar Selamatan 1.000 Tumpeng dan Gelar Kompetisi Voli dan Futsal.

Bambang menambahkan,  untuk lebih memperbanyak wawasan para siswa, guru setiap minggu memberikan tugas kepada siswa untuk membuat wayang batara sesuai dengan bahan cerita yang digali oleh siswa melalui gadget yang mereka miliki. Melalui kegiatan bengkel wayang tersebut para siswa di ajak untuk mengeksplor gadget yang mereka punyai dengan kegiatan positif mencari informasi yang mereka butuhkan untuk dituangkan ke dalam wayang batara. Mereka nantinya ditugaskan untuk menceritakan wayang batara yang mereka buat didepan kelas.

Baca Juga:  Dilauncing Seminggu Lagi, Gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo Baru 10 Persen di Renovasi

”Cara penggunaannya angka memilih satu ikon wayang selajutnya discan barcodenya. Kemudian anak melihat video yang ada di barcode di wayang. Setelah itu angka membuat narasi rangkuman yang dismapaikan dengan menggunakan tokoh wayang tersebut. Untuk menyampaikan narasinya di depan teman temannya terkait budaya yang ada di Indonesia anak anak membawakan di depan kelas,” imbuhnya.

Baca Juga:  Disdikpora Magetan Data 2.700 Anak Tidak Sekolah, Siapkan Program Kesetaraan Bersama PKBM dan Desa

Pembelajaran melalui wayang batara menurut Bambang merupakan kegiatan yang menyenangkan dengan melibatkan gadget untuk membantu kebutuhan mencari data serta mengeksplor budaya di Indonesia. Kegiatan bengkel wayang juga mengajarkan kepada para siswa untuk bijaksana dalam menggunakan gawai. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM