Connect with us

News

Cerita Bahagia Mbah Suyatmi, Diusia 116 Tahun Diwisuda Menjadi Lulusan Lansia Tangguh.

Published

on

Cerita Bahagia Mbah Suyatmi, Diusia 116 Tahun Diwisuda Menjadi Lulusan Lansia Tangguh.

RASI FM – Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan mewisuda 55 lansia yang berhasil lulus menempuh pendidikan sebagai lansia tangguh, program dari Pemerintah Kabupaten Magetan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pihaknya menyambut gembira wisuda lansia yang lulus sekolah lansia tangguh. Wisuda menurutnya penghargaan kepada lansia atas upaya mereka dalam menjaga kesehatan, mandiri dan produktif untuk orang lain.

“Diwisuda sebagai penghargaan, bagaimana mereka di sekolah setiap seminggu sekali mempelajari bagaimana hidup sehat, menikmati hidup, menjaga kesehatan, mandiri, itu layak diberi penghargaan,” ujar Bupati Magetan .

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Magetan Furiana mengatakan, Sekolah Lansia Tangguh atau Selantang merupakan program bagi lansia agar mereka bisa mandiri, produktif dan bermartabat. Bulan depan lansia yang telah diwisuda rencananya akan kembali menempuh pendidikan S2 untuk menerima pengajaran lebih lanjut. Program Sekolah Lansia Tangguh yang baru dikembangkan di Desa Jambangan nantinya juga akan di kembangkan di desa lainnya.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Deras Disertai Angin kencang, Pohon di Pinggir Sarangan Tumbang Timpa 3 Warung.

“Prinsip kegiatan di Selantang itu harus membuat lansia senang meski ada materi untuk belajar menjaga diri, rutin menjaga kesehatan, tetap produktif diusianya. Untuk S2 nya nanti justru akan diikuti oleh 75 peserta, ada penambahan siswa dari 55 yang diwisuda hari ini,” ucap Emi.

Baca Juga:  NEW SINGLE HITS CITA CITATA - AKU PERGI

Selain mengajarkan bagaimana menjaga kesehatan, dalam sekolah lansia para lansia yang berusia lebih dari 65 tahun juga diajarkan bagaimana menikmati usia senja dan nantinya bisa menghadapi tutup usia dengan menerima keadaan mereka.

“Selain senam, bernyanyi, ada juga belajar menanam sayur di sekolah juga diajarkan tentang agama. Diajarkan ikhlas, rajin beribadah. Kita senang di sekolah, “ Imbuh Furiana.

Salah satu siswa yang menjalani wisuda lansia tangguh adalah Suyatmi (116 th) warga Desa Jambangan kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Bersama 55 lansia lainnya Suyatmi menjalani prosesi wisuda setelah selama 6 bulan menempuh pendidikan sebagai lansia tangguh, program dari Pemerintah Kabupaten Magetan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.

Baca Juga:  Masih Zona Merah, Pemkab Magetan Perpanjang PPKM sampai 8 Februari

Meski telah berusia 116 tahun namun Suyatmi terlihat masih trengginas untuk berjalan tanpa bantuan menerima sertifikat S1 sekolah lansia tangguh. Pendengaran Suyatmi juga masih bagus meski harus sedikit bersuara keras. Melalui sekolah lansia tangguh dia mengaku belajar banyak di usianya yang 116 tahun bagaimana menjaga kebugaran tubuh melalui senam yang diajarkan, bagaimana menikmati hidup dan tetap bisa mandiri.

“Saya sekolah selama 6 bulan. Ya belajar menyanyi, senam, menjaga kesehatan, belajar menanam sayur juga,” ujarnya. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM