Connect with us

Ekonomi&UMKM

Bantah Persulit Kucuran KUR, BRI Magetan Mengaku Sudah Kucurkan 700 Miliar KUR

Published

on

Petani Kesulitan Dapat Pinjaman KUR, Anggota DPRD Provinsi Jatim Soroti Syarat Pengajuan.

Rasi Fm – BRI Cabang Magetan membantah jika mempersulit pencairan KUR bagi petani porang di Magetan. Manager Pemasaran Mikro BRI Cabang Magetan Rifky Deas mengatakan, untuk KUR mikro dan super mikro pihak BRI Cabang Magetan telah menyalurkan 750 miliar rupiah dari kuota KUR sebesar 1 triliun rupiah. BRI memastikan masih akan tetap membuka pengajuan KUR oleh masyarakat di Kabupaten Magetan.
“Kalau total kita ada kurang lebih 700 M di Kabupaten Magetan, Kalau untuk masyarakat Magetan kita masih menyalurkan. Secara total KUR Mikro maupun KUR super mikro itu ada 1 triliun. Dari 1 triliun kita sudah menyalurkan 750 miliar,” ujarnya.
Sementara Kepala Cabang BRI Magetan Irvan Setyawan mengatakan, petani porang di Magetan yang tergabung dalam CV AMM yang mengajukan pinjaman KUR di tahun 2021 hanya berjumlah 26 petani dimana BRI Cabang Magetan telah mengucurkan pinjaman kepada 14 petani porang. Ivan menambahkan, belasan pengajuan KUR petani porang di Magetan ditolak karena sejumlah permasalahan diantaranya ada petani yang bermasalah dengan pinjaman BRI terkait kredit macet, ada petani pengaju KUR yang menikmati pinjaman di bank lain, atau nasabah komersial. Terkait turunnya KUR yang tidak sesuai dengan pengajuan sebesar Rp 50 juta karena berdasarkan luas lahan milik petani.
Ivan mengaku sudah 3 kali dipersoalkan terkait pinjaman KUR, padahal phaknya telah melakukan sosialisasi terkait aturan pengajuan KUR pada bulan September bagi petani porang di Magetan.
“ KUR itu ada aturannya, Tidak serta merta orang mohon KUR kita kasih, kalau dia punya kredit komersial berarti kita tidak kasih kredit KUR. Trus dia ada DH, kolektifnya jelek, kita tidak bisa. Dia baru pertama kali tanaman, kita ada hitungan hitungan juga apalagi ini tanaman harga naik turun, Jangan sampai ini tiba tiba macet kayak apa?” katanya.
Sebelumnya anggota DPRD Provinsi Jawa TImur Diana Sasa menyoroti keluhan petani porang di Kabupaten Magetan yang kesulitan mendapatkan kucuran KUR dari bank BRI. Menurut Anggota Fraksi PDI P tersebut pihak BRI seharusnya mempermudah pengucuran KUR bagi petani porang untuk mengejar masa tanam tahun ini. (DmS)

Baca Juga: 

 191 total views,  3 views today