Connect with us

Politik

Ribut Ribut PUAP, Kepolisian Resort Magetan Akan Minta Keterangan Sejumlah Camat

Published

on

Ribut Ribut PUAP, Kepolisian Resort Magetan Akan Minta Keterangan Sejumlah Camat

Rasi Fm – Ribut ribut terkait pengembangan usaha agribis pedesaan (PUAP) membuat Kepolisian Resort Magetan akan bertindak meminta keterangan sejumlah camat. Kasatreskrim Polres Magetan AKP Ryan Wira Raja Pratama mengatakan, pemanggilan sejumlah camat menurutnya masih berupa pengumpulan informasi terkait ribut ribut PUAP. Ribut ribut puap berawal dari sekelompok petani yang mengeluhkan tidak pernah mendapat bantuan hibah pertanian PUAP. Dari beberapa keterangan yang diperoleh pihak kepolisian, sejumlah petani tidak pernah menerima bantuan sedangkan penerima PUAP lainnya bahkan tidak mempertanggungjawabkan bantuan karena membawa kabur bantuan PUAP.
“PUAP itu sendiri muncul ketika ada beberapa orang mengeluhkan tidak mendapatkan bantuan hibah bantuan pertanian itu sendiri. Di sample yang kita uji di beberapa tempat sering tidak dapat ada yang kabur bahkan,” ujarnya.
Ryan menambahkan, dari keterangan sejumlah camat nantinya pihak kepolisian akan mengetahui jumlah kelompok tani dan data penerima PUAP di sejumlah kecamatan. Melalui keterangan dari sejumlah camat tersebut nantinya pihak kepolisian akan mengetahui kelompok tani mana saja yang telah menerima bantuan PUAP dan kelompok tani yang menyalah gunakan bantuan PUAP.

“Bantuan ini kan di direct langsung dari Negara ke Petani, metodenya pakai koperasi, tapi mirip bantuan yang langsung tanpa melalui dinas. Dinas hanya sebatas asesmen kelompok mana yang layak . Harapan saya dengan adanya upaya ini kedepan akan lebih baik,” imbuhnya.
PUAP merupakan program kementerian pertanian bagi petani di perdesaan untuk meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan dengan memberikan fasilitasi bantuan modal usaha untuk petani pemilik, petani penggarap, buruh tani maupun rumah tangga tani yang tergabung dalam kelompok tani. Di sejumlah daerah kelompok tani menerima bantuan PUAP hingga ratusan juta rupiah setiap kelompok tani. (DmS)

 58 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *