Connect with us

Pendidikan

Resmi Dilantik, Yayuk Targetkan Kepala SMKN 1 Bendo Kembali ke Jalur Juara  Nasional, Siapkan Revitalisasi dan Pembenahan Sekolah

Published

on

Resmi Dilantik, Yayuk Targetkan Kepala SMKN 1 Bendo Kembali ke Jalur Juara  Nasional, Siapkan Revitalisasi dan Pembenahan Sekolah

RASI MEDIA  — Kepala SMKN 1 Bendo, Yayuk Srirahayu Pujiningsih, menargetkan sekolah yang dipimpinnya kembali meraih prestasi tingkat nasional. Ia langsung bergerak melakukan pembenahan dan menyiapkan berbagai inovasi usai resmi menjabat.

Yayuk mengatakan dirinya membawa pengalaman dan capaian dari sekolah sebelumnya untuk diterapkan di SMKN 1 Bendo. “Di tempat saya sebelumnya, tahun 2024 kami sukses di program SMK Pusat Keunggulan, Gerakan Sekolah Sehat dari kementerian, serta dipercaya mendampingi Program Kampus Mengajar Angkatan 7. Tahun 2025 juga berhasil dalam program revitalisasi yang diresmikan oleh ibu gubernur,” ujarnya.

Baca Juga:  HUT ke 63, SMA N 1 Magetan Tekankan Prestasi Akademisi Untuk Menghasilkan Prestasi.

Ia menegaskan berbagai praktik baik tersebut akan diadaptasi di SMKN 1 Bendo dengan menyesuaikan kondisi sekolah yang lebih besar. “Sekolah ini lebih besar dan jumlah siswanya lebih banyak, jadi saya akan mendampingi dan mengembangkan praktik-praktik baik yang sudah ada di sini,” jelasnya.

Yayuk juga menyoroti penurunan prestasi sekolah dalam dua tahun terakhir yang tidak berhasil meraih juara nasional. Ia optimistis tren tersebut bisa dibalik dalam waktu dekat. “Dulu sekolah ini dikenal sebagai gudangnya juara dan selalu meraih prestasi nasional. Dua tahun terakhir belum ada, tapi bismillah tahun ini insyaallah ada yang juara nasional. Dalam minggu ini bahkan sudah ada potensi pengumuman,” tegasnya.

Baca Juga:  Kementerian Agama Kabupaten Magetan Minta Sekolah Perketat Pemeriksaan Kesehatan Siswa Sebelum Divaksin.

Selain fokus pada prestasi, ia juga langsung melakukan pembenahan lingkungan sekolah. “Saya lihat dari depan masih kurang bersih, jadi sudah saya minta untuk segera dibersihkan. Ini hal dasar tapi penting untuk kenyamanan belajar,” katanya.

Di sisi sarana prasarana, Yayuk mengungkapkan adanya ketimpangan antara jumlah rombongan belajar dan ruang kelas yang tersedia. “Di sini ada 60 rombongan belajar, tapi ruang kelas hanya 40, sehingga sering terjadi sistem moving. Ini akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Kucurkan Anggaran Rp 3,5 Milliar Untuk Rehabilitasi Pasar Baru Tahap ke 4.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah mengajukan program revitalisasi ke pemerintah provinsi. “Kami sudah ajukan revitalisasi, dan Alhamdulillah hari ini mendapat kabar tim perencana akan datang ke sini. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” pungkasnya.

 74 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *