Connect with us

Pendidikan

Gangguan Internet di Wilayah Terpencil di Magetan, 33 Siswa SMP Akan  Ikut TKA Susulan.

Published

on

Gangguan Internet di Wilayah Terpencil di Magetan, 33 Siswa SMP Akan  Ikut TKA Susulan.

 

RASI MEDIA – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kecamatan Parang secara umum berjalan lancar, namun kendala teknis berupa gangguan internet terjadi di SMP Negeri 3 Parang. Plt. Kepala SMPN 3 Parang, Suparno, mengungkapkan bahwa gangguan tersebut sempat menghambat jalannya ujian.“Yang SMP 3 tadi ada gangguan, internetnya itu ada gangguan, terus diatasi, sekitar 40 menit kemudian baru bisa login lagi,” ujar Suparno.

Gangguan tersebut berdampak langsung pada peserta, karena selama koneksi terputus siswa tidak dapat mengakses sistem ujian. Dari total 34 siswa peserta TKA di SMPN 3 Parang, hanya satu siswa yang berhasil menyelesaikan ujian sebelum gangguan terjadi.“Hanya satu anak yang sudah menyelesaikan, dari 34 itu,” jelasnya.

Baca Juga:  Pagu Rombel SMA/SMK Negeri pada SPMB 2026 telah Dikunci, Cabdindik Ponorogo Pastikan Tidak Ada Penambahan Tahun Ini.

Sebagai tindak lanjut, sekolah memberikan kesempatan ujian susulan bagi siswa yang terdampak agar tetap bisa mengikuti TKA secara penuh.“Itu nanti ada susulan, ikut susulan dari Rabu,” tambah Suparno.

Pelaksanaan TKA di SMPN 3 sendiri dilakukan dalam satu gelombang dengan dua sesi, menyesuaikan dengan keterbatasan sarana. Sekolah hanya memiliki 17 unit komputer, sehingga seluruh pelaksanaan sangat bergantung pada kestabilan jaringan internet.“Jumlah unitnya 17, jadi satu gelombang dua sesi,” ungkapnya.

Baca Juga:  PN Magetan Jatuhkan Hukuman Penjara 7 dan 5 Tahun pada Komplotan Pembobol ATM Rp 645 Juta.

Sementara itu, pelaksanaan di SMPN 1 Parang berlangsung tanpa kendala berarti. Dengan jumlah peserta 206 siswa, pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang. Selain didukung sekitar 70 unit komputer, kesiapan infrastruktur juga menjadi faktor kelancaran ujian.“Alhamdulillah lancar, nggak ada kendala, listriknya juga nggak ada masalah, internetnya juga lancar,” kata Suparno selaku Kepala SMPN 1 Parang.

Baca Juga:  Petani Di Bogorejo Keluhkan Bantuan Sumur dan Mesin Panen Padi Yang Tidak Maksimal Pemanfaatannya.

Pihak sekolah juga telah mengantisipasi potensi gangguan dengan menyediakan genset sebagai cadangan listrik.“Di samping itu juga kami sediakan genset, jadi kalau mati sewaktu-waktu langsung bisa dipakai,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, meski sempat terjadi kendala teknis di SMPN 3 Parang, pelaksanaan TKA tetap dapat berjalan dan diselesaikan melalui mekanisme ujian susulan, sehingga hak siswa tetap terpenuhi.

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM