Connect with us

News

Program Posyandu Jiwo di Desa Sidomukti, Jadikan ODGJ Memiliki Harapan Masa Depan.

Published

on

Program Posyandu Jiwo di Desa Sidomukti, Jadikan ODGJ Memiliki Harapan Masa Depan.

RASI FM – Desa Sidomukti., Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan memiliki posyandu Jiwo yang dilaksanakan sebulan sekali bagi penyandang orang dengan gangguan jiwa. Kepala Desa Sidomukti Supeno mengatakan, posyandu jiwo sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 lalu hingga saat ini. Pelaksanaan posyandu jiwo menurutnya berawal dari keprihatinannya sebagai kepala desa atas 18 warganya yang mengalami gangguan jiwa dan tidak mendapatkan perawatan karena berbagai permasalahan. Mayoritas warga yang mengalami gangguan jiwa disebabkan oleh permasalahan keluarga dan ekonomi.

Baca Juga:  Diminta Buat Tandom Untuk Jaga Layanan Tidak Terganggu di Sarangan, PDAM Mengaku Faktor Alam Tak Bisa Dilawan.

”Sejak tahun 2017, ada 18 warga yang mengalami gangguan jiwa, setelah kita rapatkan dengan perangkat desa dan bidan akhirnya kita laksanakan posyandu jiwo,” ujanrya.

Supeno menambahkan, dalam kegiatan posyandu jiwo selain memantau kondisi warga dengan gangguan jiwa termasuk perkembangan upaya pengobatan, pemerintah desa juga memberikan asupan gizi layaknya di posyandu balita maupun posyandu lansia dan kegiatan ibadah sholat. Petugas posyandu jiwo juga memberikan pelatihan kepada mereka sebagai bekal untuk bisa mandiri dibidang ekonomi.

Baca Juga:  Anggaran Perbaikan Jalan Magetan Turun 52 Persen, 123 Kilometer Jalan Rusak Terancam Tak Tertangani

”Kegiatannya dari pengawasan pengobatan sholat, pemberian gizi juga memberikan pelatihan usaha pembuatan keset maupun anyaman bambu agar mereka nanti bisa mandiri secara ekonomi,” imbuhnya.

Selama 7 tahun berlangsung, posyandu jiwo akhirnya bisa mengentaskan 18 warganya yang mengalami gangguan jiwa sembuh dan bisa mandiri. Sejumlah peserta posyandu jiwo bahkan saat ini telah menyumbangkan ketrampilan mereka kepada masyarakat seperti pengepul sayur, koordinator kegiatan pemuda di Desa Sidomukti serta pengrajin keset serta kerajinan dari anyaman bambu.

Baca Juga:  KPU Magetan Akan Gelar PSU Pilkada 2024 Pada 22 Maret, Disiarkan Live Streaming.

“Dari 18 orang sudah sembuh dan mereka bisa mandiri seperti kegiatan kepemudaan ada, kemudian ada yang berhasil menjadi pedagang sayur sama pegrajin keset maupun anyaman bambu,” jelasnya.

Selain menampung 18 warganya, posyandu jiwo di Desa Sidomukti juga menampung sejumlah warga dari luar Desa Sidomukti untuk mengikuti kegiatan posyandu jiwo. Anggaran pelaksanaan posyandu jiwo murni diambilkan dari anggaran pemerintah Desa Sidomukti. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM