Connect with us

Pendidikan

Peringati Hari Anak Nasional, PAUD Magetan Bikin Video Read Aloud.

Published

on

Peringati Hari Anak Nasional, PAUD Magetan Bikin Video Read Aloud.

Rasi Fm – Peringati Hari Anak Nasional, PAUD se Kabupaten Magetan memproduksi video Read Aloud dengan cerita asal usul Telaga Sarangan. Kepala Bidang Paud dan PMR Rochani Puji Lestari mengatakan, untuk memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli besok seluruh bunda paud membacakan cerita kearifan lokal untuk mengenalkan mereka kekayaan sumber daya alam di lingkungan mereka.
“Untuk menyambut ini Direktorat memberikan apresiasi untuk seluruh bunda paud se Provinsi dan se Kabupaten dimana bunda paud ini istri Gubernur dan istri Bupati juga membacakan nyaring kepada anak- anak paud ini dalam rangka memperingati hari Anak Nasional tahun 2021 dimana diperingati setiap tanggal 23 Juli. Karena di masa pandemic peringatannya secara virtual,” ujarnya.
Rochani Puji Lestari menambahkan, ditampilkannya cerita asal usul telaga Sarangan untuk memberikan pemahaman kepada anak anak terkait kisah Telaga Sarangan yang memiliki potensi sayur mayur. Dengan pengenalan kearifan lokal terkait telaga Sarangan diharapkan anak anak akan menyukai produk sayur dan susu dari kawasan sekitar Telaga Sarangan . Hal ini untuk menumbuhkan kesukaan anak-anak akan sayur dan susu.
“Karena ini yang mengandung kearifan lokal, biar anak anak ini memiliki rasa bangga terhadap kearifan dan budaya lokal terhadap sarangan. Disana juga anak anak bisa membiasakan karena disana penghasil sayur dan buah itu untuk membiasakan anak anak mengkonsumsi sayur dan buah buahan untuk mencegah stunting. Kita buatkan topi dan bedil bedilan dari daun dan pelepah pisang ini untuk mendekatkan mereka pada budaya lokal,” imbuhnya.
Untuk memperingati Hari Anak Nasional, PAUD se Kabupaten Magetan juga akan melaksanakan lomba pembuatan buku cerita yang bermuatan kearifan lokal. Sebanyak 700 an PAUD se Kabupaten Magetan rencananya akan ikut serta dalam lomba menulis buku tersebut. (DmS)

Baca Juga:  Jelang Belajar Tatap Muka, Baru 800 Guru Yang Menjalani Vaksin Dari 7.000 Guru

 345 total views,  6 views today