Connect with us

News

Pemkab Magetan Terima 2.500 Dosis Vaksin PMK, 500 Dosis Untuk Sapi Perah.

Published

on

Pasca Libur Panjang Lebaran, Bupati Magetan Pastikan Tak Ada Lonjakan Kasus Covid 19.

Rasi Fm – Pemerintah Kabupaten Magetan menerima 2.500 dosis vaksin untuk mengatasi penyebaran penyakit mulut dan kuku PMK. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, kegiatan vaksinasi pertama di Kabupaten Magetan diprioritaskan untuk sapi perah di Desa Getas Anyar Kecamatan Sidorejo, dimana 500 dosis untuk sapi perah dan 2.000 dosis lainnya untuk sapi penggemukan yang dipelihara warga.
Bupati Magetan Suprawoto menambahkan, vaksin untuk sapi dalam penanggulangan PMK menurutnya masih akan terus berlanjut untuk dosis ke 2 yang akan diberikan setelah 2 minggu dari vaksin pertama. Sementara dosis ke 3 atau vaksin booster akan diberikan 6 bulan setelah mendapat vaksin dosis ke 2.
“Masih kurang, jadi nanti kita akan nunggu lagi droping dari pemerintah pusat, Vaksin ini akan berlanjut, hari ini divaksin 2 minggu lagi vaksin ke dua, 6 bulan kemudian baru vaksin booster,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani mengatakan, populasi sapi perah di Kabupaten Magetan sebanyak 500 ekor sementara sapi jenis lainnya mencapai 118.000 ekor sapi. Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan saat ini masih melakukan data ulang jumlah sapi yang ada di Kabupaten Magetan mengingat sejumlah sapi juga telah dijual ke luar daerah oleh perdagang. Saat ini baru 70.000 sapi yang telah didata dari populasi sapi sebelumnya mencapai 118.000 ekor.
“ Arahan pusat dari provinsi akan dipenuhi sesuai dengan usulan dari pemerintah kabupaten, karena belum tahu update data berapa banyak yang keluar, Data yang masuk kisaran 70,000 padahal total populasi kita 118.000 ekor sapi, sudah banyak di awal awal yang dibeli oleh blantik blantik. Kita update terus ini,” kataya.
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan mencatat 2.044 ekor sapi positif terpapar PMK dimana 14 ekor mati dipotong paksa 9 ekor dan 1.009 sapi bisa sembuh dengan perawatan mandiri dari peternak dengan memberikan ramuan herbal empon empon seperti kunyit den empon empon lainnya. (DmS)

Baca Juga:  Kemenkes Malaysia Umumkan Hadirnya Klaster Magetan

 166 total views,  3 views today