Connect with us

News

Kades Getas Anyar : 90 Persen Sapi di Desa Kami Terpapar PMK, Peternak Jual Murah Sapi.

Published

on

Kades Getas Anyar : 90 Persen Sapi di Desa Kami Terpapar PMK, Peternak Jual Murah Sapi.

Rasi Fm – Khawatir dengan maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang merebak di desanya, warga di Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan menjual ternak mereka dengan harga murah. Kepala Desa Getas Anyar, Hariyadi mengatakan, salah satu warga bahkan menjual lima ekor sapinya dalam satu kandang sekaligus dengan harga sangat murah. Menurutnya warga menjual harga murah dengan menanggung rugi karena khawatir sapinya akan mati lagi karena sebelumnya 2 sapi milik warganya mati karena PMK.
“Tadi malam dijual satu kandang karena PMK nya sudah tidak ketulungan. Satu kandang itu dijual semua. Ada yang menjual sapinya hanya Rp 2 juta karena sudah tidak bisa berdiri. Yang bunting bahkan hanya dijual Rp 8 juta kepada blantik (pedagang sapi). Para blantik itu membelinya sapi yang murah. Sapi harga 25 juta cuma laku 7 juta,” ungkap Hariyadi.
Hariyadi menambahkan, dari 1.100 populasi sapi di desanya, sebanyak 90 persen terpapar PMK. Oleh sebab itu, dia meminta pemerintah daerah memprioritaskan vaksinasi perdana di lakukan desa tersebut. Meski menjadi desa pertama yang mendapat pelayanan vaksin PMK, namun jumlah sapi yang divaksin di desanya hanya sekitar 87 ekor sapi. Kegiatan vaksin diprioritaskan untuk sapi perah, padahal populasi sapi penggemukan didesanya jauh lebih banyak dibandingkan sapi perah.
“Yang divaksin 87 ekor sapi perah. Yang bukan perah hampir 1.000 ekor setiap kepala keluarga ada yang punya satu ada yang punya 2 ada yang punya 5. Jumlah sapi perah di sini 100 ekor, sapi penggemukan ada 1.000 ekor. Untuk hari ini khusus sapi perah,” kata Hariyadi.
Hari ini pemerintah Kabupaten Magetan menerima 2.500 dosis vaksin untuk menanggulangi PMK. Sayangnya jumlah tersebut masih jauh dari kecukupan karena populasi sapi di Kabuaten Magetan mencapai sekitar 180.000 ekor. (DmS)

Baca Juga:  Kades Motivasi Lebih Baik Tidak Membangun Daripada Rakyat Sakit, Penerima BLT DD Hanya 18 Warga.

 143 total views,  3 views today