Politik & Pemerintahan
Ketua DPRD Magetan, Pemkab Mutasi dan Pengangkatan Pejabat Jadi Momentum Penyegaran Organisasi
Published
2 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Ketua DPRD Magetan, Ratno, menilai proses pengangkatan dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan sebagai momentum luar biasa untuk penyegaran organisasi dan penguatan pengabdian aparatur kepada masyarakat.
Ratno mengatakan, rotasi, transmisi, dan mutasi bukanlah proses yang mudah. Seluruh tahapan harus melalui mekanisme panjang dan penilaian yang ketat sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan.“Pengabdian, transmisi, dan transmisi ini merupakan hal yang luar biasa sekaligus bentuk penyegaran. Prosesnya tidak serta-merta, tetapi melalui proses yang panjang,” ujar Ratno.
Ia menjelaskan, menunjuk pejabat diawali dengan penilaian kinerja oleh tim penilai. Setelah itu dilakukan pengujian kredibilitas, kemudian disampaikan oleh kepala daerah untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).”Tahapannya panjang. Ada tim penilai kinerja, ada penilaian kredibilitas, direkomendasikan kepala daerah, lalu penilaian oleh BKN. Karena itu, momen ini sangat luar biasa,” jelasnya.
Ratno menegaskan, seluruh proses tersebut telah berjalan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 dan Badan Pertimbangan (BP) Nomor 17 Tahun 2020 yang mengatur tata cara menetapkan, rekomendasi, dan penghentian jabatan secara mekanis dan akuntabel.“Alhamdulillah, hari ini kita buktikan proses itu berjalan sesuai aturan. Ini menjadi momentum penting untuk menjembatani program skala prioritas pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurut Ratno, para pejabat yang dilantik memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta agar amanah jabatan yang diemban dijalankan dengan penuh tanggung jawab.“Jabatan ini adalah amanah sekaligus penghormatan.Nilai kinerja yang lebih baik, kredibel, akuntabel, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparatur pemerintah pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, pejabat baru dilantik harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang nyaman, humanis, namun tetap profesional dengan etos kerja yang tinggi.“Kita ini pelayan masyarakat. Bagaimana membuat masyarakat merasa lebih nyaman, lebih sejuk, humanis, namun tetap menjunjung profesionalisme dan etos kinerja,” pungkas Ratno.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri , melantik 185 pejabat Eselon III dan IV sebagai Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan. Dalam sambutannya dia mengatakan, nutuh prosespanjang untuk mementukan seseorang memgang amanah jabatan, Ia meminta agar para pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan .
439 total views, 3 views today


